Daftar Harga Tiket Penyebrangan Ketapang-Gilimanuk saat Nilai Rukar Rupiah Melemah
Tarif penyeberangan lintas Ketapang–Gilimanuk dipastikan belum mengalami kenaikan meski nilai tukar rupiah melemah
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Tarif penyeberangan Ketapang–Gilimanuk belum mengalami kenaikan dan masih mengacu pada Keputusan Menhub 61/2023, meski nilai tukar rupiah melemah dan biaya operasional kapal meningkat.
- Gapasdap menyebut tarif saat ini masih 31,8 persen lebih rendah dari tarif ideal hasil perhitungan 2019, sementara pelemahan rupiah dari sekitar Rp13.200 menjadi Rp18.179 per dolar AS ikut memperburuk beban biaya operator.
Laporan wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Tarif penyeberangan lintas Ketapang–Gilimanuk dipastikan belum mengalami kenaikan meski nilai tukar rupiah melemah dan biaya operasional kapal terus meningkat tajam.
Di tengah tekanan ekonomi tersebut, pelaku usaha angkutan laut justru mengeluhkan lonjakan harga kebutuhan perawatan seperti oli dan suku cadang, yang dinilai membuat selisih antara tarif aktual dan tarif ideal semakin lebar hingga mencapai 31,8 persen.
Tarif penyebrangan masih mengacu pada Keputusan Menhub 61/2023 tentang Tarif Penyelenggaraan Angkutan Penyebrangan Kelas Ekonomi Lintas Antarprovinsi dan Antarnegara.
Ketua Gapasdap Banyuwangi Nurjatim menjelaskan, tarif penyebrangan lintas Ketapang-Gilimanuk terakhir kali disesuaikan setelah penetapan keputusan Menhub tersebut.
Baca juga: Dampak Pelemahan Rupiah Dirasakan Angkutan Kapal, Ongkos Perawatan Ikut Naik
Berdasarkan perhitungan Bidang Usaha dan Pentarifan DPP Gapasdap, tarif yang berlaku saat ini lebih rendah ketimbang perhitungan tarif ideal yang dihitung oleh pemerintah dan pihak terakait pada 2019.
Menurut Gapasdap, terdapat selisih kekurangan tarif sebesar 31,8 persen antara tarif yang ditetapkan dan tarif ideal yang pernah dihitung.
Perhitungan tarif penyebrangan turut dihitung menggunakan perhitungan kurs dolar. Saat perhitungan tahun 2019, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih di kisaran Rp 13.200 hingga Rp 13.400.
Sementara pada Senin (8/6/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah menyentuh angka Rp 18.179.
"Kami berharap pemerintah bisa menaikkan tarif penyebrangan," kata Nurjatim.
Menurut Nurjatim, operator kapal saat ini sudah terdesak oleh kenaikan harga barang-barang perawatan rutin. Misalnya, harga oli yang naik lebih dari dua kali lipat dalam beberapa bulan terakhir.
"Yang paling terasa, kenaikan harga oli yang lebih dari dua kali lipat," kata Ketua Gapasdap Jawa Timur I Putu Gede Widiana.
Sebelum perang di Timur Tengah pecah, harga oli untuk kapal produk Pertamina berada di kisaran Rp 4,5 juta per drum berkapasitas 209 liter.
"Pada awal April, harganya naik menjadi Rp 6,950 juta per drum. Lalu pada 2 Juni lalu, naik lagi menjadi Rp 9,33 juta per drum," tambah Putu.
Ketapang–Gilimanuk
Rupiah ke dollar AS
Melemahnya nilai Rupiah terhadap Dollar
Banyuwangi
TribunJatim.com
berita Banyuwangi hari ini
| LSM & Sejumlah Anggota Dewan Keberatan Lahan Sengketa di Ringinkembar Dibuat Bingkar Ratoon |
|
|---|
| Jemaah Haji Asal Lamongan Mulai Kembali ke Daerah Asal, Kloter 30 Dijadwalkan Tiba Malam Ini |
|
|---|
| Viral Aksi Lansia Preteli Tiang Besi Rambu Lalu Lintas, Pelaku Berasal dari Surabaya Utara |
|
|---|
| Daftar 10 Menteri yang Berpotensi Dievaluasi di Kabinet Prabowo-Gibran Menurut Pakar Politik |
|
|---|
| Harga Cabai Rawit di Jombang Tembus Rp90 Ribu per Kilogram, Ibu-ibu Terpaksa Hemat Pengeluaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Penyebrangan-lintas-Ketapang-Gilimanuk-Tarif-penyebrangan-lintasan-tersebut-tidak-mengalami.jpg)