Rencana Pembangunan Gedung DPRD Kota Batu Lukai Perasaan Seniman Kota Batu

Rencana pembangunan gedung DPRD Kota Batu senilai Ro 70 miliar mendapat respon tak sedap dari berbagai kalangan.

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DYA AYU
Gedung Kesenian Kota Batu yang berada di Jalan Raya Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu saat ini kondisinya dinilai sudah tak layak 

Poin penting:

  • Rencana pembangunan gedung DPRD Kota Batu senilai Rp70 miliar mendapat penolakan dari Dewan Kesenian Kota Batu (DKKB), karena gedung DPRD saat ini dinilai masih layak digunakan.
  • Ketua DKKB, Sunarto, menyoroti kondisi gedung Kesenian Batu Aji yang jauh lebih memprihatinkan dan belum pernah diperbaiki, meski berfungsi sebagai satu-satunya laboratorium seni di Kota Batu.
  • Gedung Kesenian Batu Aji disebut masyarakat mirip rumah hantu karena bocor, cat mengelupas, dan tampilan kusam, sehingga seharusnya lebih prioritas untuk direhabilitasi.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Rencana pembangunan gedung DPRD Kota Batu senilai Ro 70 miliar mendapat respon tak sedap dari berbagai kalangan.

Setelah para tokoh Kelompok Kerja (Pokja) Peningkatan Status Kota Batu menolak adanya pembangunan gedung, kini seruan penolakan muncul dari kalangan seniman Kota Batu.

Ketua Dewan Kesenian Kota Batu (DKKB), Sunarto menilai rencana pembangunan gedung DPRD Kota Batu mencederai hati para seniman khususnya dan masyarakat Kota Batu pada umumnya.

Itu karena gedung DPRD Kota Batu yang hanya diisi 30 anggota dewan dan staf DPRD masih dalam kondisi baik dan layak untuk ditempati. 

Sedangkan lanjut Sunarto hal itu berbanding terbalik dengan kondisi gedung Kesenian Kota Batu yang sudah tak layak dan perlu adanya pembaruan, namun tak kunjung ada tindak lanjut justru anggota dewan lebih mengutamakan ‘istana’ mereka dibangun baru.

“Kalau dilihat gedung DPRD Batu masih bagus dan layak. Kalau kita representasikan dengan pelaku seni dan budaya di Kota Batu maka aset yang dimiliki Kota Batu paling urgen untuk dilakukan rehabilitasi adalah di gedung Kesenian Batu Aji. Itu merupakan laboratorium seni satu-satunya yang dimiliki Kota Batu yang kondisinya lebih miris dibanding gedung DPRD. Kalau DPRD minta dibangunkan gedung batu itu tentu sangat menyakitkan hati kami,” kata Sunarto kepada Suryamalang.com, Jumat (19/9/2025).

Baca juga: Patung Petani Berkepala Apel di Kota Batu Jadi Sorotan, Warga dan Wisatawan Nilai Bentuknya Aneh

Lebih lanjut Sunarto mengatakan, lantaran gedung Kesenian Kota Batu yang berada di Jalan Raya Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu sudah tak layak karena banyak yang bocor dan catnya mengelupas hingga tampilannya dari luar nampak kusam, banyak masyarakat yang menilai gedung itu seperti rumah hantu. 

“Harapan kami segera ada keputusan tentang gedung Kesenian Batu Aji sebab itu nampak di mata masyarakat dan orang yang lewat bertanya itu di sana rumah hantu atau rumah demit. Padahal di sana tempat yang menaungi seni dan budaya Kota Batu,” ujarnya.

Sunarto berharap Pemerintah Kota Batu dan DPRD Kota Batu untuk sama-sama berpikir ulang rencana pembangunan itu jika tak ingin masyarakat marah.

“Kejadian yang kemarin terjadi di daerah-daerah lain jangan sampai berlanjut di Kota Batu karena kami di Batu ini sama-sama ingin Batu adem-adem dan tentram. Mohon kalau membuat sebuah kebijakan itu melihat kondisi di masyarakat juga,” jelasnya.

Ia menambahkan, daripada uang Rp 70 miliar untuk membangun gedung DPRD Kota Batu yang baru lebih baik digunakan untuk hal lain. Diantaranya untuk memperbaiki fasilitas publik seperti penerangan jalan antar desa, pemberdayaan UMKM dan memajukan ekonomi kreatif.

“Katanya efisiensi anggaran, ini efisiensinya letaknya dimana?,” pungkasnya

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved