Pemkot Batu Lakukan Antisipasi Menumpuknya Sampah Saat Libur Nataru 2026

Pada saat Nataru, Kota Batu tidak hanya akan kedatangan banyak wisatawan, tapi juga sampah yang dihasilkan wisatawan saat berlibur.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Dya Ayu
SAMPAH (Arsip) - Petugas saat mengolah sampah di TPA Tlekung, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (23/9/2025). Kota Batu tidak hanya akan kedatangan banyak wisatawan, tapi juga sampah yang dihasilkan wisatawan saat berlibur. 
Ringkasan Berita:
  • Pemkot Batu mengantisipasi menumpuknya sampah saat Nataru 2026, karena kedatangan banyak wisatawan.
  • Pemkot Batu melakukan antisipasi dengan memastikan alat insinerator TPA Tlekung berfungsi dengan baik.
  • Pemkot juga akan menggunakan insinerator milik TPS3R Dadaprejo dan Sisir untuk tambahan pengolahan sampah.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pemerintah Kota Batu melakukan sejumlah antisipasi menumpuknya sampah pada saat libur Natal dan Tahun 2026 Baru (Nataru).

Karena pada saat Nataru, Kota Batu tidak hanya akan kedatangan banyak wisatawan, tapi juga sampah yang dihasilkan wisatawan saat berlibur.

Belajar dari momen liburan sebelum-sebelumnya, kebanyakan sampah yang dihasilkan saat momen liburan ialah sampah plastik kemasan makanan dan minuman, sisa makanan, serta sampah botol plastik.

Untuk itu, Pemerintah Kota Batu, selain melakukan persiapan jelang kedatangan wisatawan juga mengantisipasi sampah yang dihasilkan para wisatawan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni mengatakan, pada hari-hari biasa, sampah yang dihasilkan di Kota Batu sebesar 120 ton per hari dan diprediksi saat libur Nataru mendatang akan mengalami peningkatan 20 ton per hari, atau menjadi 140 ton.

Angka tersebut didapat berdasarkan perhitungan tiap akhir pekan atau saat liburan.

“Peningkatannya biasanya terjadi di tempat-tempat wisata, seperti di alun-alun itu banyak sampah saat liburan dan dari 21 ruas jalan protokol yang setiap hari disisir petugas,” kata Dian Fachroni, Jumat (12/12/2025). 

Baca juga: Siswa di Trenggalek Bisa Dapat Uang Saku dari Bupati Mas Ipin Lewat Program Sangu Sampah

Dian menjelaskan, saat hari biasa, volume sampah dari 21 ruas jalan protokol di Kota Batu hanya sekitar 30 ton.

Jumlah itu dapat naik menjadi 50 ton per hari saat libur Nataru.

“Antisipasi yang kami lakukan dengan memastikan alat insinerator TPA Tlekung berfungsi dengan baik. Sehingga nantinya tidak terjadi timbunan sampah,” jelasnya. 

Selain akan menggunakan tiga unit insinerator dengan kapasitas 23 ton per hari di TPA Tlekung dan big composter, pemkot juga akan menggunakan insinerator milik TPS3R Dadaprejo dan Sisir untuk tambahan pengolahan sampah.

“Kami sedang finalisasi pembangunan big composter tahap dua,” ujarnya.

Dian menambahkan, Pemkot Batu juga tengah bersiap untuk pembangunan dan beroperasinya 16 titik rumah kompos di Batu.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved