Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Pengamanan Objek Wisata di Kota Batu Saat Libur Nataru
Polisi telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan pengamanan objek wisata di Kota Batu, saat masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Polisi telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan pengamanan objek wisata di Kota Batu, Jawa Timur, saat masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Seperti yang diketahui, biasanya, terjadi lonjakan jumlah wisatawan di Kota Batu saat libur Nataru.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan, rapat koordinasi yang diikuti tiga kapolres di Malang Raya (Kota Batu, Kabupaten dan Kota Malang) pada Selasa (16/12/2025) kemarin di Ballroom Sanika Satyawada, menghasilkan kebijakan yang akan diterapkan saat libur Nataru.
“Untuk kawasan Kota Batu, skema rekayasa lalu lintas berupa penerapan contra flow mulai Pendem sampai Jalan Dewi Sartika ketika arus padat. Kemudian pengalihan arus dari Bumiaji menuju Pertigaan Bendo ketika kota padat, dan imbauan melalui jalur alternatif Temas ketika arus dari Kota Batu ke Malang padat,” kata AKBP Andi Yudha Pranata, Rabu (17/12/2025).
Lanjut Andi, dibanding dengan dua wilayah lainnya di Malang Raya, Kabupaten Malang dan Kota Malang, Kota Batu memiliki tantangan tersendiri karena merupakan kota pariwisata.
Dari data yang dimiliki Polres Batu menunjukkan tren peningkatan okupansi hotel di Kota Batu kini telah mencapai 73 hingga 80 persen.
“Dengan total kapasitas hampir 10 ribu unit kamar hotel, arus kendaraan yang masuk ke Kota Batu diperkirakan mencapai 15 ribu unit setiap akhir pekan. Kondisi ini dipastikan akan berdampak pada kepadatan lalu lintas, terutama di titik-titik simpul penghubung Batu-Malang,” jelasnya.
Baca juga: Bandara Juanda Buka Posko Nataru 2026: Penumpang Diprediksi Tembus 943 Ribu, Ada 166 Extra Flight
Mitigasi Bencana
Sedangkan untuk pengamanan objek wisata, termasuk mitigasi bencana, Andi menegaskan secara khusus, aspek mitigasi bencana menjadi perhatian serius, mengingat adanya potensi cuaca ekstrem.
“Kami telah berkoordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dan stakeholder yang lain untuk mengantisipasi bencana tanah longsor,” ujarnya.
Selain persiapan Nataru, rapat koordinasi tiga kapolres Malang Raya itu juga membahas kesiapan Operasi Lilin Semeru 2025.
Andi menambahkan, nantinya dalam Operasi Lilin Semeru 2025 akan mengedepankan pendekatan preventif dan preemtif.
Kota Batu
Natal 2025
Tahun Baru 2026
Nataru
AKBP Andi Yudha Pranata
TribunJatim.com
berita Kota Batu terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Gelandang AC Milan Ungkit Kisah Jose Mourinho Bikin Cristiano Ronaldo Nangis di Real Madrid |
|
|---|
| Chelsea Umumkan Xabi Alonso Jadi Pelatih Anyar, Kontrak Panjang Diteken |
|
|---|
| Enam Air Terjun di Pasuruan dengan Pemandangan Asri, Cocok Jadi Destinasi Healing Akhir Pekan |
|
|---|
| Profil Timnas Norwegia, Rekor Sempurna Antar Landslaget ke Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Pria Ngaku TNI Hingga Jadi Korban Begal Ternyata Cuma Bohongan, Nekat Bikin Laporan Palsu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tiga-Kapolres-Malang-Raya-menggelar-Rakor-skema-rekayasa-lalu-lintas-dan-pengamanan-objek-wisata.jpg)