Volume Kendaraan Masuk ke Kota Batu Meningkat Saat Natal 2025, Ada 7 Titik Rawan Macet

Terpantau sejak pukul 08.00-09.00 WIB, total ada sebanyak 1.100 kendaraan roda empat yang keluar dari Exit Tol Singosari Malang menuju ke Kota Batu.

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Dya Ayu
LALU LALANG (Arsip) - Situasi lalu lintas di Jalan utama Kota Batu. Volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Batu, Jawa Timur, pada Kamis (25/12/2025) mengalami peningkatan, dibanding Rabu (24/12/2025) kemarin. 
Ringkasan Berita:
  • Total 1.100 kendaraan roda empat keluar dari Exit Tol Singosari Malang menuju ke Kota Batu pada Kamis (25/12/2025) pukul 08.00-09.00 WIB.
  • Terdapat peningkatan volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Batu dibanding kemarin.
  • Meski begitu, tidak ada penumpukan kendaraan.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Batu, Jawa Timur, pada Kamis (25/12/2025) mengalami peningkatan, dibanding Rabu (24/12/2025) kemarin.

Ribuan kendaraan mengarah masuk ke Kota Batu saat momen perayaan Natal 2025.

Bahkan terpantau sejak pukul 08.00-09.00 WIB, total ada sebanyak 1.100 kendaraan roda empat yang keluar dari Exit Tol Singosari Malang menuju ke Kota Batu.

“Ada peningkatan dari hari sebelumnya. Sampai sore ini arus masih ramai lancar, hanya ada beberapa titik yang penjadi perhatian, di Simpang Arhanud dan Simpang Tiga Pendem yang menjadi arus pertemuan dari arah Malang Kota dan Karangploso,” kata Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, Kamis (25/12/2025).

Menurut Kevin, lalu lintas di tengah kota maupun di jalan-jalan hendak masuk ke tempat wisata di Kota Batu terpantau aman dan tidak ada penumpukan kendaraan.

“Sejauh ini kami masih menerapkan rekayasa sederhana di Simpang Empat Arhanud berupa flashing traffic light kemudian pemasangan barrier di median jalan untuk menghindari crossing apabila ada peningkatan volume kendaraan," ujarnya.

"Selebihnya aman, karena wisatawan tidak hanya di satu titik wisata saja, tapi menyebar,” jelasnya.

Di Kota Batu, ada sebanyak tujuh titik rawan kemacetan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yakni Alun-alun Kota Batu, Jalan Diponegoro Batu, Simpang Tiga Pendem, Simpang Tiga Bendo, Simpang Empat Arhanud, Jalan Trunojoyo, dan depan Santerra De Laponte. 

Baca juga: Kapolres Ngamuk di SPBU karena Ulah Pelangsir BBM Sebabkan Macet, 3 Mobil Ditinggal Pengemudinya

Rekayasa Lalu Lintas Lebih Lanjut

Sementara itu, Kabag Ops Polres Batu, Kompol Anton Widodo menambahkan, nantinya jika terjadi kemacetan dan kendaraan ‘stuck’ dari Pertigaan Pendem hingga Jalan Dewi Sartika, maka pihak kepolisian baru akan menerapkan rekayasa lalu lintas lebih lanjut.

“Nantinya apabila dari Pendem sampai Jalan Dewi Sartika penuh, kendaraan kami belokkan ke kiri mengarah ke Jalan Diponegoro Junrejo atau Krematorium,” ujar Kompol Anton Widodo.

Diprediksi, puncak kunjungan wisatawan ke Kota Batu terjari pada 29-31 Desember 2025.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved