Angka Kecelakaan di Kota Batu Naik 7,7 Persen Selama 2025: Human Error Jadi Penyebab Utama

Angka kecelakaan di Wilayah Kota Batu tahun 2025 naik menjadi 257 kejadian dari 233 kejadian di tahun 2024 atau naik sekitar 7,72 persen.

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Sudarma Adi
Tribun Jatim Network/Dya Ayu
REM BLONG - Ilustrasi kecelakaan di Jalur Klemuk Kota Batu, Minggu (28/12/2025) lalu. Pengendara sepeda motor tewas usai sepeda motor yang dikendarai mengalami rem blong dan menghantam mobil yang hendak keluar gang 
Ringkasan Berita:
  • Tren Kenaikan: Kecelakaan di Kota Batu naik 7,72 persen menjadi 257 kasus selama 2025.
  • Dampak Korban: 31 orang meninggal dunia dan 360 orang mengalami luka-luka.
  • Faktor Penyebab: Didominasi human error (kelelahan, microsleeping, dan kurang konsentrasi).

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Angka kecelakaan di Wilayah Kota Batu tahun 2025 naik menjadi 257 kejadian dari 233 kejadian di tahun 2024 atau naik sekitar 7,72 persen.

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim mengatakan meningkatnya jumlah kecelakaan ini juga menambah angka korban meninggal dunia maupun korban luka.

“Tahun 2024 30 orang meninggal dunia dan di tahun 2025 sebanyak 31 orang. Untuk yang luka berat ada 17 orang dan dan luka ringan 343 orang,” kata AKP Kevin Ibrahim, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Ramalan Cuaca Jatim Sabtu 3 Januari 2026, Sidoarjo Kediri Berawan, Surabaya Kota Batu Hujan Ringan

Human Error dan Tragedi Rem Blong

Sedangkan untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan menurut Kevin, masih didominasi kendaraan roda dua yang jumlahnya sebanyak 389 unit. 

“Untuk kerugian materiil yang ditimbulkan tahun 2024 Rp 409,3 juta sedangkan tahun 2025 naik menjadi Rp 582,3 juta,” ujarnya.

Sementara terkait faktor utama penyebab kecelakaan dikarenakan ‘human error’, mulai dari kondisi pengemudi yang kelelahan, microsleeping dan tidak konsentrasi saat berkendara.

“Kesadaran masyarakat sangat penting dan juga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas seperti penggunaan helm, sabuk pengaman dan tidak menerobos jalur searah ini penting untuk meminimalisir kecelakaan di jalan,” jelasnya.

Baca juga: Sosialisasikan UMK Kota Batu 2026 Jadi Rp 3,5 Juta, Disnaker Kota Batu Kirim Surat ke 100 Perusahaan

Selama tahun 2025 lalu, kecelakaan paling menyita perhatian publik ialah laka rem blong Bus Shakindra Trans pada awal Januari 2025.

Dalam kecelakaan maut itu sebanyak empat orang tewas, belasan orang mengalami luka dan melibatkan belasan kendaraan.

Babak akhir dari insiden kecelakaan itu, sopir dan pemilik Perusahaan Otobus (PO) ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai lalai.

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved