Berita Blitar

Blitar Dilanda Longsor di 2 Titik saat Penghujung Musim Hujan, BPBD: Warga Harus Waspada

Bencana tanah longsor masih mengancam wilayah Kabupaten Blitar di penghujung musim hujan 2026.

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
TANAH LONGSOR: BPBD bersama TNI, Polri, dan warga gotong royong membersihkan material longsor yang menutup akses jalan desa di dua lokasi di Kabupaten Blitar, Jumat (1/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Bencana tanah longsor terjadi di dua lokasi di Kabupaten Blitar, yakni Desa Semen (Kecamatan Gandusari) dan Desa Sumberurip (Kecamatan Doko), akibat hujan deras berkepanjangan yang membuat tanah menjadi labil.
  • Longsor sempat menutup akses jalan di kedua titik, namun telah dibersihkan oleh BPBD bersama TNI, Polri, dan warga sehingga akses kini kembali normal tanpa ada kerusakan rumah.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Bencana tanah longsor masih mengancam wilayah Kabupaten Blitar di penghujung musim hujan 2026.

BPBD Kabupaten Blitar menerima laporan bencana tanah longsor di dua titik pada Kamis (30/4/2025). 

Dua titik bencana longsor itu terjadi di Desa Semen, Kecamatan Gandusari dan di Desa Sumberurip, Kecamatan Doko. 

Peristiwa tanah longsor di dua lokasi sempat menutup akses jalan lingkungan.

"Kemarin, kami bersama TNI, Polri, dan warga melakukan pembersihan material longsor di dua lokasi. Sekarang akses jalan sudah normal kembali," kata Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, Sabtu (2/5/2026).

Baca juga: Longsor di Jembatan Jalan CR Sukandar Blitar Bertambah Parah, Warga sampai Resah

Wahyudi mengatakan, sebelum terjadi longsor, hujan dengan intensitas deras mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Blitar sejak siang hingga sore.

Hujan deras yang berlangsung lama menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan memicu terjadinya tanah longsor di dua lokasi.

Longsor di Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, menutup akses jalan antar desa dengan lebar lebih kurang 4 meter dan panjang terdampak sekitar 30 meter.

Longsor di Dusun Pucuk Dawung, Desa Semen, Kecamatan Gandusari, juga menutup akses jalan lingkungan dengan lebar lebih kurang 4 meter dan panjang terdampak sekitar 15 meter.

"Material tanah longsor hanya menutup akses jalan. Bangunan rumah warga tidak ada yang terdampak," ujarnya. 

Wahyudi mengimbau masyarakat tetap waspada dengan potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan angin kencang di penghujung musim hujan ini.

Di musim pancaroba ini masih sering terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang.

"Masyarakat tetap waspada, akhir-akhir ini masih terjadi hujan lebat di sebagian besar wilayah Kabupaten Blitar," katanya. 


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved