AJI Bojonegoro Gandeng Enam Kampus, Beri Pendampingan Gratis untuk Gelorakan Pers Mahasiswa
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro memberikan dukungan dan perhatian serius terhadap tumbuhnya ekosistem pers mahasiswa
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Sudarma Adi
Ringkasan Berita:
- Inisiator: Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro.
- Tujuan Utama: Mendukung dan menguatkan ekosistem pers mahasiswa (LPM) di wilayah Bojonegoro–Tuban.
Laporan Wartawan Tribunjatim Network, Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro memberikan dukungan dan perhatian serius terhadap tumbuhnya ekosistem pers mahasiswa di wilayah Bojonegoro–Tuban.
Organisasi profesi jurnalis tersebut membuka ruang pendampingan gratis bagi lembaga pers mahasiswa (LPM) dari berbagai kampus.
Sejumlah mahasiswa dari enam kampus hadir dalam forum diskusi yang digelar di Sekretariat AJI Bojonegoro.
Baca juga: Cuaca Jatim Jumat, 14 November 2025: Bojonegoro dan Ngawi Hujan Petir, Batu Suhu Udara Terendah
Pelatihan Komprehensif dan Masalah Minimnya Pendampingan
Mereka datang dari LPM Universitas Bojonegoro (Unigoro), Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri), IKIP PGRI Bojonegoro, Institut Sains Teknologi dan Kesehatan (Istek) Icsada, STEBI Al-Rosyid, serta IAI Al-Hikmah.
Anggota AJI Bojonegoro Bidang Advokasi, Yusab Alfa Ziqin mengemukakan bahwa pihanya siap turun langsung memberikan pendampingan menyeluruh. Mulai pelatihan jurnalisme dasar, riset, penulisan berita, fotografi, videografi, hingga manajemen media kampus.
Dukungan penuh itu diberikan secara gratis, guna menumbuhkan geliat literasi, pengembangan kreativitas dan penalaran kritis mahasiswa.
“AJI Bojonegoro siap mendampingi LPM, dan tidak perlu memikirkan biaya. Semua pendampingan kami berikan secara gratis,” ujar Yusab, pada minggu (16/11/2025) petang.
Selama diskusi, berbagai persoalan yang kerap membelit LPM mengemuka. Mulai kurangnya pendampingan kampus, minimnya pelatihan jurnalistik, hingga belum adanya wadah kolaborasi antarpers mahasiswa di dua daerah tersebut.
“Sebagian besar LPM masih bergerak sendiri, tanpa arahan teknis dan tanpa mentor yang mendampingi," bebernya.
Sebagai wujud keseriusannya AJI Bojonegoro meminta seluruh LPM segera menginventarisasi kebutuhan masing - masing. Baik kebutuhan teknis maupun penguatan organisasi. Skema dan waktu pendampingan pun diserahkan sepenuhnya kepada LPM agar fleksibel.
Gayung pun bersambut, perhatian dari Aji Bojonegoro ini menjadi angin segar dan menggelorakan semangat para mahasiswa. Perwakilan STEBI Al-Rosyid, Nurul Ifadah, mengaku pendampingan itu sangat dibutuhkan mengingat LPM kampusnya masih baru.
“Belum banyak gerak yang bisa kami lakukan. Senang AJI Bojonegoro bersedia mendampingi kami,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Farhan, perwakilan LPM Unigoro. Ia menyebut forum tersebut membuka pintu jejaring baru antarkampus.
“Kami jadi saling kenal dan bisa kolaborasi ke depan,” tuturnya.
AJI Bojonegoro
pers mahasiswa
pendampingan gratis
Lembaga Pers Mahasiswa
Yusab Alfa Ziqin
Bojonegoro
TribunJatim.com
| Guru Ngaji di Pamekasan Nodai Dua Anak di Bawah Umur, Kasusnya Lama Tak Terungkap |
|
|---|
| Peran 2 Orang Pelaku Kasus Impor Ilegal Ponsel Senilai Rp 235 Miliar, Ada 56.557 unit iPhone |
|
|---|
| Tempat Hiburan Malam di Kedung Baruk Surabaya Digerebek Massa: Pelanggaran, Bisa Langsung Ditutup |
|
|---|
| Pegawai Hotel di Surabaya Curiga Tamu Lansia Tak Kunjung Check Out, Ternyata Sudah Meninggal Dunia |
|
|---|
| Senyum Suster Natalia Akhirnya Bank Bayar Full Rp 28 M usai Dana Gereja Digelapkan Mantan Pegawai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Sejumlah-Mahasis-dari-LPM-Kampus-Bojonegoro-Tuban.jpg)