Berita Bojonegoro
Empat Bocah di Bojonegoro Datangi Toko Emas Bawa Batu Dikira Giok, Ending Tak Terduaga saat Dicek
Aksi empat bocah di Kabupaten Bojonegoro mendatangi sebuah toko emas dengan membawa sebongkah batu yang diyakini batu giok viral di media sosial.
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Empat bocah di Bojonegoro viral setelah mendatangi Toko Emas Gajah dengan membawa batu yang mereka yakini sebagai batu giok bernilai tinggi, terinspirasi gambaran giok dalam drama China.
- Pihak toko melayani dengan ramah dan memastikan batu tersebut setelah dicek ternyata hanyalah batu kaca biasa, bukan batu mulia, sehingga tidak memiliki nilai jual.
Laporan Wartawan Tribunjatim Network Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO – Aksi empat bocah di Kabupaten Bojonegoro mendatangi sebuah toko emas dengan membawa sebongkah batu yang diyakini batu giok viral di media sosial.
Dalam rekaman yang viral, keempat bocah itu dengan lugu menyodorkan sebongkah batu yang dibungkus kresek putih kepada penjaga toko perhiasan.
Batu itu kata mereka merupakan sebuah giok. di mana batu giok sering digambarkan sebagai benda langka yang bernilai tinggi, layaknya dalam serial Drama China (Dracin).
Meski demikian, pramuniaga di toko emas tersebut tetap melayani ke empat bocah polos itu dengan ramah. Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak toko, batu yang dibawa anak-anak tersebut dipastikan bukan batu mulia, melainkan hanya batu kaca biasa yang lazim ditemukan di jalanan maupun tambang batu kapur.
Baca juga: Tergiur Emas Murah, Warga Lapor Polisi usai Transfer Rp 37,7 Juta Tapi Tak Dapat Barang
Informasi yang dihimpun lokasi bocah menjual batu tersebut merupakan Toko Emas Gajah yang berada di Jalan Trunojoyo No.39, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Bojonegoro.
Penanggung jawab Toko Emas Gajah, Muspita, membenarkan peristiwa unik tersebut. Ia mengungkapkan kejadian itu terjadi pada sabtu (31/2/2026) siang. Kejadian itu lantas direkam sempat menjadi hiburan tersendiri bagi para karyawan toko karena kepolosan keempat bocah tersebut.
“Benar, kemarin ada empat anak datang ke toko membawa batu yang mereka kira giok. Setelah dicek oleh karyawan, ternyata hanya batu biasa. Karena lucu dan polos, akhirnya kami rekam,” ujar Muspita, senin (2/2/2026).
Salah satu karyawan toko, Fitri, yang langsung melayani keempat bocah itu, menuturkan bahwa batu tersebut mereka peroleh dari seseorang.
Menurutnya batu yang dibawa ke empat bocah itu berkilauan menyerupai kristal pada permukaan batu membuat anak-anak itu yakin batu tersebut memiliki nilai tinggi.
“Mereka bilang batunya dikasih orang. Karena terlihat ada serpihan warna seperti kristal, mereka berpikir itu batu giok dan bisa dijual mahal ke toko emas,” jelas Fitri.
Meski harus pulang tanpa mendapatkan uang sepeser pun, kepolosan dan kejujuran empat bocah tersebut justru menuai beragam komentar menghibur dari warganet.
Salah satunya seperti kolom komentar akun media sosial Lambe Turah dibanjiri respons jenaka. Tak sedikit Warga Net mengaitkan aksi polos ke-empat bocah itu seperti yang biasa dalam serial Drama China (Dracin) yang belakang tengah digandrungi oleh masyarakat.
"Persis di dracin.. anak⊃2; menjual batu giok dihina dan ditertawakan, setelah pulang dari toko ketemu dengan bapak⊃2; misterius membeli batunya dengan harga milyaran dan anak itu akhirnya menjadi CEO dan ternyata pewaris keluarga Zhang yang telah lama menghilang," tulis @hambali_achmad88 dalam kolom komentar.
Di balik viralnya peristiwa tersebut, banyak netizen menilai kisah empat bocah ini sebagai potret kepolosan anak-anak.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Pemkab Bojonegoro Sabet Predikat Kinerja Tinggi Nasional, DPRD: Jadi Kado untuk Masyarakat |
|
|---|
| Ratusan ASN Bojonegoro Ajukan Cuti Haji 2026, Didominasi Guru, Pemkab: Pelayanan Tetap Optimal |
|
|---|
| Ingin Berangkat Haji, Mbah Sukimah Malah Kena Tipu, Perhiasan 34 Gram Amblas: Saya Kira Orang Baik |
|
|---|
| Pilunya Nasib Nenek 84 Tahun di Bojonegoro, Emas 34 Gram untuk Haji Malah Lenyap Ditipu Orang |
|
|---|
| Pilunya Gadis Polos di Bojonegoro, Dinodai Empat Temannya di Sebuah Warung Kopi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/KEPOLOSAN-ANAK-Aksi-empat-bocah-di-Kabupaten-Bojonegoro-mendatangi.jpg)