Berita Bojonegoro
Pemkab Bojonegoro Sabet Predikat Kinerja Tinggi Nasional, DPRD: Jadi Kado untuk Masyarakat
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Pemkab Bojonegoro meraih penghargaan dari Kemendagri sebagai daerah dengan status kinerja tinggi dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025.
- Capaian ini diapresiasi DPRD sebagai bukti peningkatan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan transparansi birokrasi.
- Bupati menyebut penghargaan tersebut hasil kerja bersama dan berkomitmen menjaga serta meningkatkan kinerja demi kesejahteraan masyarakat.
Laporan Wartawan Tribunjatim Network Misbahul Munir
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Pemkab Bojonegoro diganjar penghargaan sebagai Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan Status Kinerja Tinggi dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, kepada Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dalam upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX di halaman Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (27/4/2026).
Capaian ini mendapat respons positif dari kalangan legislatif. Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menyebut penghargaan tersebut sebagai indikator nyata membaiknya tata kelola pemerintahan di daerah.
Baca juga: Tembus Peringkat Enam Besar Nasional, Pemkab Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026
Ketua DPD Partai Golkar ini menilai, capaian predikat kinerja tinggi bukan sekadar capaian administratif, melainkan representasi dari keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi birokrasi.
“Kami sangat mengapresiasi kinerja bupati beserta seluruh OPD. Ini menunjukkan bahwa arah pembangunan dan tata kelola pemerintahan di Bojonegoro sudah berada di jalur yang tepat,” ujarnya.
Ia juga menilai, keberhasilan tersebut sejalan dengan semangat “Asta Cita” yang diangkat dalam peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini.
Sinergi antara penguatan sumber daya manusia dan integritas birokrasi, kata dia, mulai menunjukkan hasil yang signifikan.
Lebih lanjut, Ahmad menegaskan pentingnya kepemimpinan yang solid hingga tingkat desa dalam mendukung implementasi otonomi daerah.
Ia melihat koordinasi yang dibangun Pemkab Bojonegoro telah berjalan efektif dan mampu menyatukan berbagai elemen pemerintahan.
“Ini menjadi kado bagi masyarakat Bojonegoro. Namun capaian ini harus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengemukakan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajarannya.
Bagi Wahono, keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen bersama dalam mendorong inovasi dan perbaikan layanan publik.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi kinerja serta terus menghadirkan terobosan agar kualitas pelayanan publik di Bojonegoro semakin meningkat dari waktu ke waktu.
“Ke depan, fokus kami adalah memastikan prestasi ini berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara merata," pungkasnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Ratusan ASN Bojonegoro Ajukan Cuti Haji 2026, Didominasi Guru, Pemkab: Pelayanan Tetap Optimal |
|
|---|
| Ingin Berangkat Haji, Mbah Sukimah Malah Kena Tipu, Perhiasan 34 Gram Amblas: Saya Kira Orang Baik |
|
|---|
| Pilunya Nasib Nenek 84 Tahun di Bojonegoro, Emas 34 Gram untuk Haji Malah Lenyap Ditipu Orang |
|
|---|
| Pilunya Gadis Polos di Bojonegoro, Dinodai Empat Temannya di Sebuah Warung Kopi |
|
|---|
| Tengah Malam, Pria Bojonegoro Takuti Warga Pakai Senjata Tajam, Akhirnya Dikejar Polisi di Hutan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/PENGHARGAAN-Pemerintah-Kabupaten-Pemkab-Bojonegoro-kembali-menyabet.jpg)