LAZISNU Bojonegoro Luncurkan Website Digital Zakat, Targetkan Penghimpunan Rp2 Miliar pada 2026

LAZISNU Bojonegoro menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah mencapai Rp2 miliar.

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Misbahul Munir
WEBSITE - Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Bojonegoro meluncurkan website resmi sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Misbahul Munir

TRIBUNJATIM.COM - Website resmi diluncurkan pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Bojonegoro, sebagai bagian dari upaya dalam memperkuat digitalisasi pengelolaan zakat.

Ketua LAZISNU Bojonegoro, Eko Arief Cahyono mengatakan, peluncuran website tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas zakat melalui digitalisasi.

Baca juga: Tradisi Ramadan, Masjid Agung An Nur Sediakan Ribuan Porsi Menu Bukber, Tiap Hari Lauk Daging Sapi

Menurut dia, kehadiran platform digital diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi sekaligus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah.

"Melalui website LAZISNU Bojonegoro, masyarakat baik para donatur atau aghniya maupun masyarakat umum dapat lebih mudah melihat aktivitas dan program yang kami jalankan secara riil," ujar Eko pada Kamis (12/3/2026).

Dengan sistem yang lebih terbuka, lanjut Eko, LAZISNU Bojonegoro optimistis dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperluas manfaat program pemberdayaan bagi masyarakat.

Menurutnya, penguatan transparansi dan akuntabilitas menjadi fokus utama dalam pengelolaan dana umat.

Oleh karenanya pada tahun 2026, LAZISNU Bojonegoro menargetkan penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah mencapai Rp2 miliar.

"Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi umat, khususnya bagi warga Nahdliyin," tambahnya.

Peluncuran tersebut dirangkai dengan kegiatan santunan bagi anak yatim ini juga turut mendapatkan dukungan dari Pemkab Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono berharap, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dapat semakin memperkuat pembangunan daerah.

Menurut dia, pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel akan meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperluas dampak sosial bagi warga.

"Semua ini untuk mendukung Bojonegoro yang mandiri serta mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan," ujar Wahono.

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Bojonegoro, Saifuddin Idris menilai, peluncuran website menjadi bukti keseriusan pengurus LAZISNU dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan era digital.

"Ini langkah konkret. Dengan adanya website, publikasi kegiatan LAZISNU Bojonegoro bisa semakin luas dan transparan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved