Komplotan Penipu Lansia di Bojonegoro Dibekuk Polisi, Modus Berangkatkan Haji & Bantuan Uang

Lima orang komplotan penipu modus berangkatkan haji di Kabupaten Bojonegoro akhirnya diamankan.

Tayang:
Penulis: Misbahul Munir | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Misbahul Munir
KOMPLOTAN PENIPUAN HAJI - Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Cipto Dwi Leksana, saat ungkap kasus penipuan haji. Lima orang komplotan penipu dibekuk, Kamis (21/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Lima orang komplotan penipu modus berangkatkan haji di Kabupaten Bojonegoro akhirnya diamankan.
  • Polisi mengamankan lima tersangka masing-masing berinisial RD (26), MN (24), AL (22), UU (30), dan MM (32).

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Misbahul Munir

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Lima orang komplotan penipu yang membawa kabur perhiasan emas 34 gram milik Sukimah (84) asal Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Bojonegoro.

Sebelumnya, komplotan penipu ini berhasil memperdayai korban Sukimah dengan iming-iming akan diberangkatkan haji pada Senin (20/4/2026) lalu.

Baca juga: Alasan Sapi 1,037 Ton Milik Peternak Trenggalek Dipilih Jadi Banpres Prabowo Meski Pernah Kena PMK

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Cipto Dwi Laksana mengungkapkan, komplotan penipu ini berhasil dilacak keberadaannya tak lama setelah dilaporkan.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan lima tersangka masing-masing berinisial RD (26), MN (24), AL (22), UU (30), dan MM (32).

Mereka ditangkap di sebuah rumah yang berada wilayah Kabupaten Nganjuk.

"Pelaku berhasil diamankan di wilayah Kabupaten Nganjuk," ujar Cipto, Kamis (21/5/2026).

Mantan Kasat Reskrim Kediri Kota ini menjelaskan, dari hasil pengembangan terungkap, komplotan penipu ini telah menjalankan aksinya di dua lokasi berbeda.

Di lokasi pertama di Kecamatan Sukosewu, korbannya Sukimah (84) warga Desa Klepek.

Dari korban, para tersangka berhasil menggasak emas total 34 gram.

Terdiri dari kalung 20 gram dan gelang masing-masing 4 gram dan 10 gram.

Kemudian, lokasi kedua di Kecamatan Balen, korbannya Siti Khasanah (70) warga Desa Kabunan.

Kalung emas miliknya raib dibawa kabur setelah komplotan ini berhasil memperdayainya dengan iming-iming bantuan Rp5 juta.

Agar tampak meyakinkan, komplotan penipu ini bahkan memberikan bantuan paket sembako untuk syukuran berangkatkan haji.

Hingga menyamar sebagai petugas kesehatan yang memberikan layanan periksa kesehatan gratis.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved