Berita Bola

Buntut Panjang Pelemparan Bus Pemain Persida Sidoarjo, Persid Jember Kena Batunya

PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi terhadap Persid Jember atas insiden pelemparan batu terhadap bus pemain Persida Sidoarjo

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Imam Nawawi
TANPA SUPPORTER: Ardi Pujo Prabowo, Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju saat dikonfirmasi, Kamis (21/1/2026) Dia paparkan sanksi Persid Jember di 16 besar liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur. 
Ringkasan Berita:
  • PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi kepada Persid Jember akibat insiden pelemparan batu ke bus pemain Persida Sidoarjo di Stadion Jember Support Garden, berupa denda Rp20 juta dan larangan penonton selama dua pertandingan.
  • Manajemen Persid Jember menerima sanksi tersebut dan menyebutnya sebagai konsekuensi yang harus dijalani, sekaligus menjadi pembelajaran bagi suporter agar bersikap lebih tertib dan sportif.

 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER- PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi terhadap Persid Jember atas insiden pelemparan batu terhadap bus pemain Persida Sidoarjo di Stadion Jember Support Garden (JSG).

Sanksi tersebut diantaranya, Persid Jember didenda Rp 20 juta, serta dilarang membawa penonton salama dua pertandingan dalam 16 besar liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur musim 2025/2026.

"Kami mendapatkan surat dari PSSI yang berisi beberapa poin sanksi. Pertama denda, serta dua pertandingan tanpa penonton," ujar Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju Ardi Pujo Prabowo, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, hal ini menjadi sebuah konsekuensi yang harus diterima Persid Jember serta supporter. Meskipun pelemparan bus itu diluar kendali manajemen club.

"Kami siap menerima sanksi itu. Kalau bicara soal siapa yang dirugikan, kami tentu dirugikan atas sanksi itu," kata Ardi.

Baca juga: Pelaku Pelemparan Kaca Bus Trans Jatim di Pantura Gresik Ternyata Seorang ASN di Pemkab

Ardi menilai, sanksi ini seharunya jadi pembelajaran semua support Persid Jember, agar tidak bertindak sembarangan terhadap fasilitas milik pemain lawan.

"Karena suporter modern, itu ada anak anak, ibu ibu yang fanatik sepak bola. Seharusnya keributan seperti itu harus intropeksi," imbuhnya.

Namun Ardi pastikan, saksi itu tidak berdampak pada pemain Persid Jember dalam liga musim ini. Sebab mental mereka adalah pejuang di turnamen tersebut.

"Maka pertandingan melawan Mojokerto Putra ini, akan menjadi penentu Persid di liga nasional, jadi wajib menang," papar Ketua Komisi C DPRD Jember ini.

 
 
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved