Polemik Pemakaian Logo Singa Bertindik Arema FC Masih Berlanjut, Aremania Harus Bersabar
Aremania nampaknya harus sedikit bersabar terkait dengan wacana pemakaian logo Singa Bertindik oleh klub Arema FC.
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Arema FC telah mengajukan pendaftaran logo Singa Bertindik ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) sebagai respons atas adanya pihak lain yang lebih dulu mendaftarkan logo tersebut atas nama pribadi. Klub menegaskan siap menempuh langkah hukum dan administratif untuk mempertahankan identitas yang dianggap memiliki nilai sejarah bagi Arema dan Aremania.
- General Manager Arema FC, M Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa logo Singa Bertindik bukan sekadar simbol visua
Laporan wartawan TribunJatim.com, Rifky Edgar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polemik terkait pemakaian logo singa bertindik Arema FC masih terus berlanjut.
Aremania nampaknya harus sedikit bersabar terkait dengan wacana pemakaian logo Singa Bertindik oleh klub Arema FC.
Saat ini, manajemen Arema FC sudah mengajukan pendaftaran logo Singa Bertindik melalui jalur resmi ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Hal itu dilakukan, sebagai respons setelah ada pihak lain yang juga mendaftarkan logo tersebut atas nama pribadi.
Baca juga: Seusai 10 Tahun Bela Arema FC, Dedik Setiawan Kini Justru Dilepas Singo Edan
Arema FC siap menempuh sejumlah langkah hukum maupun administrasi untuk memperjuangkan logo yang selama ini identik dengan Arema itu.
Saat dikonfirmasi oleh Surya pada Rabu (10/6/2026) malam, General Manager Arema FC, M Yusrinal Fitriandi menyampaikan, bahwa logo Singa Bertindik bukan sekadar gambar atau identitas visual biasa.
Tetapi sudah menjadi bagian dari perjalanan panjang Arema dan Aremania, serta memiliki nilai historis yang kuat dan tak bisa dipisahkan.
Hal itu dilakukan, sebagai upaya dalam menjaga logo tersebut yang memiliki nilai historis kuat dan menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan panjang Arema FC serta Aremania.
Klub berjuluk Singo Edan itu nampaknya tidak tinggal diam setelah ada pihak lain yang juga mendaftarkan logo tersebut atas nama pribadi.
"Bagi Arema FC, logo Singa Bertindik bukan sekadar simbol visual, tetapi bagian dari identitas klub yang memiliki sejarah panjang dan melekat dalam perjalanan Arema," kata Inal.
Ia menjelaskan, langkah keberatan yang diajukan merupakan bentuk komitmen manajemen untuk melindungi identitas klub sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Saat ini, proses pendaftaran logo yang diajukan Arema FC masih berjalan dan memasuki tahapan administrasi sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah.
Inal juga memastikan seluruh proses yang ditempuh klub masih berada pada jalur yang benar atau on track.
| Atlet Menembak di Bawah Umur di Surabaya Jadi Korban Pelecehan, Koni Tegas Non Aktifkan Pelaku |
|
|---|
| Tengah Malam, Truk Box di Lamongan Hantam Colt Diesel hingga Terseret ke Jalur Lawan |
|
|---|
| DPRD Buka Suara soal Pemecatan Dua Guru ASN Jombang, Harus Ditempuh Lewat Jalur Hukum |
|
|---|
| Skema Baru Bansos Rp5,4 Juta per Orang, Luhut Ungkap Seluruh Bantuan Digabung Jadi Uang Tunai |
|
|---|
| Sukarno Bingung Buat Ukuran Pentol yang Dijual karena Harga Tepung Naik, Omzet Harian Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Logo-Singa-Bertindik-yang-pernah-dipakai-oleh-klub-Arema-di-musim-2005-2010.jpg)