Kali Lamong Kembali Meluap, Ratusan Rumah di Sejumlah Wilayah di Gresik Terendam Banjir

Hujan deras beberapa hari terakhir membuat Kali Lamong meluap, banjir pun menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/BPBD Gresik
BANJIR KALILAMONG - Banjir luapan Kali Lamong di wilayah Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jumat (21/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Kali Lamong meluap, banjir merendam Menganti, Balongpanggang, Cerme, dan Benjeng.
  • Sedapurklagen paling parah dengan 120 rumah dan 70 hektare sawah terendam.
  • BPBD Gresik siagakan pompa dan personel untuk monitoring serta penanganan banjir.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIKKali Lamong meluap hingga merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik setelah hujan deras mengguyur sejak beberapa hari terakhir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Kabupaten Gresik melaporkan dua kejadian banjir yang muncul sejak Selasa (18/11/2025) di wilayah Menganti dan banjir susulan, pada Jumat (21/11/2025) di wilayah Balongpanggang dan sekitarnya.

Pantauan terkini banjir di Menganti, akibat curah hujan tinggi, kiriman air dari wilayah hulu, serta drainase yang belum maksimal. Genangan meluas hingga pemukiman, jalan lingkungan, fasilitas umum, hingga area persawahan.

Di Desa Pranti, Kecamatan Menganti, tanggul anak Kali Lamong dilaporkan jebol sepanjang 9 meter dengan kedalaman 4 meter. Akibatnya, air meluap ke lingkungan warga.

Genangan sempat memasuki jalan, perumahan, rumah warga, hingga persawahan seluas ±40 hektare serta tambak ±5 hektare. Fasilitas umum seperti makam, masjid, MI, dan SDN juga terdampak.

Baca juga: Antisipasi Banjir Kali Lamong, Pemkab Gresik Fokus Bangun Kolam Retensi, Tahun ini di Kedamean

Wilayah Menganti Terdampak

Di Perumahan Graha 2 Menganti, ketinggian genangan mencapai 5–15 cm. Meski kini sudah surut, BPBD terus melakukan pengecekan di lapangan.

Banjir susulan terjadi Jumat (21/11/2025) pukul 04.00 WIB.

Banjir Susulan di Balongpanggang, Cerme, dan Benjeng

Kali Lamong kembali meluap dan merendam wilayah Kecamatan Balongpanggang, Cerme, dan Benjeng.

Di Kecamatan Cerme, banjir merendam Desa Pandu dengan tinggi air 20–45 cm. Area pertanian seluas ±10 hektare serta tambak ±40 hektare ikut terdampak.

Di Kecamatan Balongpanggang, banjir terjadi di lima desa: Sekarputih, Wotansari, Karang Semanding, Banjaragung, dan Pucung. Sebagian rumah warga terendam dengan ketinggian 5–20 cm, sedangkan area pesawahan total mencapai lebih dari 50 hektare.

Baca juga: Jalan Raya Morowudi Cerme Gresik Masih Terendam Banjir Luapan Kali Lamong

Kondisi serupa juga meluas ke wilayah Kecamatan Benjeng. Desa Lundo, Sedapurklagen, Deliksumber, dan Kedungrukem terdampak banjir dengan ketinggian genangan hingga 80 cm di beberapa titik. Sedapurklagen menjadi wilayah paling parah dengan ±120 rumah terendam dan area sawah ±70 hektare ikut tergenang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah cepat sejak dini hari.

“BPBD Kabupaten Gresik terus melakukan monitoring dan assessment di seluruh titik terdampak banjir. Personel kami sudah berada di lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman,” ujarnya.

BPBD juga menyiagakan mobil pompa dari BBWS di Perumahan Oma Indah, serta menurunkan personel ke wilayah Balongpanggang yang menjadi titik paling berat.

“Kami juga menerjunkan tim di wilayah Balongpanggang,” lanjut Sukardi.

BPBD Gresik masih terus melakukan pemantauan di semua titik banjir.

Berdasarkan data terbaru pada Jumat (21/11/2025) pukul 14.00 WIB :

Kecamatan Menganti

1. Desa Pranti
- Tanggul jebol anak kali lamong Panjang 9 M kedalaman 4 M
- Jln lingkungan tergenang surut
- JPD tergenang surut
- Rumah tergenang surut
- Persawahan tergenang ± 40 Ha.
- Tambak tergenang  ± 5 Ha.
- Fasum : Makam, Masjid, MI, SDN

* *Perumahan Graha 2 Menganti*
- Jln lingkungan tergenang 5 - 15 cm
- Rumah tergenang surut

Kecamatan Cerme

1. Desa Pandu 
* JPD tergenang 20-45 cm
* Persawahan tergenang ± 10 ha
* Tambak tergenang ± 40 ha
* Fasum : Makam, Masjid, MI, SDN


Kecamatan Bolongpanggang :

1. Desa sekarputih
- Jln linkungan tergenang surut
- Rumah tergenang surut

2. Desa Wotansari
- JPD tergenang 5 - 10 cm
- Jln Lingkungan tergenang 10 - 20 cm
- Rumah tergenang ± 8 dengan ketinggian 5 - 10 cm
- Persawahan tergenang ±12 HA

3. Desa Karang Semanding
- JPD tergenang 10 - 20 cm
- Jln Lingkungan tergenang 5 - 10 cm
- Rumah tergenang surut
- Persawahan tergenang ±22 HA
- Fasum : masjid

4. Desa Banjar Agung
- JPD tergenang 20 - 35 cm
- Jln Lingkungan tergenang 10 - 25 cm

5. Desa Pucung
- JPD tergenang 20 - 60 cm
- Jln lingkungan tergenang 10 - 20 cm
- rumah tergenang ±5 dgn ketinggian 5 cm
- persawahan tergenang ±17 HA


Kecamatan Benjeng :

1. Desa Lundo 
- Jln lingkungan tergenang 10 - 25 cm

2. Desa Sedapur Klagen
- JPD tergenang 20 - 80 cm
- Jln lingkungan tergenang 10 - 30 cm
- Rumah tergenang ± 120 dengan ketinggian 5-10cm
- persawahan tergenang ±70 HA
- Fasum : Balai Desa, Pustu, SDN

3. Desa Delik Sumber. 
- JPD tergenang 20 - 70 cm
- Jln Lingkungan tergenang 10 - 40 cm
- Rumah tergenang ± 110 ketinggian 10 - 20 cm
- Fasum : SDN, Masjid

4. Desa Kedung Rukem. 
- JPD Tergenang 5 - 10 cm
- Jln Lingkungan tergenang 10 - 20 cm

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved