Bupati Gresik Gus Yani Instruksikan ASN WFH Hari Kamis dan Gowes di Hari Jumat
Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bagian dari strategi efisiensi penggunaan BBM di tengah meningkatnya kebutuhan energi
Penulis: Willy Abraham | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- ASN Gresik akan WFH setiap Rabu mulai 1 April 2026.
- Tujuan kebijakan: efisiensi BBM dan ramah lingkungan.
- Pelayanan publik tetap berjalan, beberapa OPD tetap bekerja penuh.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Pemerintah Kabupaten Gresik akan menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK mulai 1 April 2026.
WFH sehari dalam sepekan direncanakan akan dilaksanakan setiap hari Kamis.
Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bagian dari strategi efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di tengah meningkatnya kebutuhan energi.
Tujuan Kebijakan
Program WFH ini diharapkan mampu mengurangi mobilitas harian ribuan pegawai, sehingga konsumsi BBM dapat ditekan secara signifikan.
Baca juga: Sopir Lupa Tarik Hand Rem Saat Ditinggal Ngopi, Mobil Pikap di Gresik Terperosok Masuk Pekarangan
Selain berdampak pada penghematan anggaran, kebijakan ini juga dinilai ramah lingkungan karena berpotensi menurunkan emisi kendaraan di wilayah Gresik.
Sesuai juknisnya pemberlakukan WFH ini dilakukan mulai 1 April 2026 setiap Hari Rabu karena menyelaraskan dengan dengan Provinsi Jawa Timur.
Pelayanan Publik Tetap Jalan
Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, meskipun ASN bekerja dari rumah, pelayanan publik tetap berjalan normal.
Berbagai sistem digital dan layanan daring telah disiapkan guna memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan secara optimal tanpa hambatan berarti.
“Tentunya kami ingin memastikan efisiensi tanpa mengorbankan kualitas pelayanan. Dengan WFH yang akan diberlakukan penggunaan BBM bisa ditekan, dan kinerja ASN tetap terjaga," ujar Gus Yani sapaan akrabnya, Senin (30/3/2026).
Baca juga: Tak Hanya WFH Tiap Rabu, OPD Pemprov Jatim Juga Batasi Penggunaan AC hingga Lift untuk Pegawai
Bupati dua periode ini menambahkan, tidak semua ASN serta PPPK yang akan memberlakukan WFH. Ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD tetap melakukan pelayanan seperti biasa.
"ASN dan PPPK tidak harus WFH karena ada beberapa yang tetap melayani seperti biasa," imbuhnya.
Program Tambahan: Gowes Jumat
Selain akan memberlakukan WFH setiap Kamis. Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini menuturkan, juga menginstruksikan setiap Hari Jumat gowes bersama. Sebagai bentuk keseriusannya dirinya meminta Dinas Perhubungan (Dishub) membuat jalur sepeda.
"Selama ini jalur sepeda baru ada dua di Jalan Ahmad Yani dekat kompleks perumahan Petrokimia Gresik dan Jalan Basuki Rahmad kawasan Bandar Grisse. Kalau bisa ditambah lagi jalurnya diberlakukan bagi yang tempat tinggalnya tidak lebih dari 5 kilometer," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan penerapan aturan satu hari kerja dari rumah alias work from home (WFH) bagi ASN dan PPPK. Termasuk menyiapkan sarana dan prasarana (Sarpras).
“Kita masih menunggu petunjuk teknis dari kementerian/lembaga dari pusat, tapi kita sudah mempersiapkan sarprasnya. Termasuk menyelaraskan WFH dengan provinsi setiap Hari Rabu," ungkapnya.
Mengenai tidak semua OPD memberlakukan WFH. Ada beberapa OPD misalnya, Dinas Damkar, pendidikan, sosial, pelayanan perizinan satu pintu, kesehatan, dan Satpol PP.
Pemkab Gresik
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani
WFH
Aparatur Sipil Negara (ASN)
berita Gresik
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
Gus Yani
| Waspada Macet, Perbaikan Jembatan Warutunggal di Mojokerto Berlangsung 20 Hari, Jalan Ditutup Total |
|
|---|
| Kabar Duka, Dua Jemaah Haji Asal Kediri Wafat di Tanah Suci Makkah, Ini Riwayat Penyakitnya |
|
|---|
| TPA Srabah Overload, DLH Trenggalek Desak Dapur Satuan Gizi Kelola Sampah Mandiri dari Sumbernya |
|
|---|
| 42 Tahun Bertahan di Rumah Lantai Tanah, Nenek Tukiyem Tersenyum Dapat Bantuan Bedah Rumah |
|
|---|
| Suryani Jemaah Haji Habis Rp 8 Juta Demi Pakai Baju 'Bling-bling di Pesawat, Sudah 15 Tahun Menunggu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pemkab-gresik-wacanakan-wfh.jpg)