Dapat Orderan dari Surabaya Utara, Driver Ojol Dibegal Penumpangnya di Menganti Gresik

Nasib apel dialami seorang pengemudi ojek online (ojol) Andy Sebastian. Pria berusia 29 tahun ini menjadi korban begal oleh penumpangnya sendiri.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Willy Abraham
BEGAL DI GRESIK - Suasana di lokasi kejadian Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (20/5/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pengemudi ojek online, Andy Sebastian, menjadi korban begal oleh penumpangnya sendiri di Gresik saat mengantar pesanan dari Surabaya ke wilayah Menganti.
  • Pelaku mengajak korban masuk ke jalan sepi di Dusun Hendrosalam, lalu memukul kepala korban dengan benda tumpul dan membawa kabur motor Honda Scoopy milik korban.
  • Korban mengalami luka di bagian lengan, lutut, dan leher, sementara kasus tersebut kini masih diselidiki oleh Polsek Menganti setelah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham


TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Nasib apel dialami seorang pengemudi ojek online (ojol) Andy Sebastian. Pria berusia 29 tahun ini menjadi korban begal oleh penumpangnya sendiri.

Aksi pembegalan terjadi di Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 21.00 WIB.

Korban begal merupakan warga Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Andy kehilangan sepeda motornya Honda Scoopy nopol L 6838 CAF miliknya, berwarna hitam.

Tak hanya kehilangan sepeda motor, korban juga mengalami luka seusai mendapatkan kekerasan dari penumpang terduga pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologis kejadian, sekitar pukul 19:30 WIB korban menerima order melalui aplikasi Indrive dari Tanjung Perak ke Dusun Hendrosalam, desa setempat untuk mengantarkan ke rumah teman terduga pelaku.

Baca juga: Tak Bisa Bayar Operasi Cabut Peluru Rp 50 Juta, Satpam MBG yang Jadi Korban Begal Pulang dari RS

Selama dalam perjalanan, korban tidak merasa curiga dengan penumpang yang ia bawa. 

Kondisi berubah, saat hendak masuk lokasi kejadian yang masuk ke arah jalan sepi dan gelap.

"Pada saat sampai di sana terduga pelaku bilang rumah teman yang menjadi tujuan tidak bisa ditelpon. Sehingga korban di ajak keliling di jalan kaplingan," ujar Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, Jum'at (22/5/2026).

Saat berhenti dan masih diatas sepeda motor, terduga pelaku memukul kepala korban dari belakang dengan benda tumpul seperti kayu.

Korban pun seketika jatuh, dan sepeda motor korban juga roboh namun mesin masih menyala, remot masih dipegang korban.

Korban pun lari ketakutan ke area persawahan. Namun, terduga pelaku terus mengejarnya, dan meminta remote kunci sepeda korban sambil mengacungkan sebuah kayu.

"Korban akhirnya lari ke arah barat untuk minta tolong ke warga. Setelah kembali ke lokasi sepeda motor korban sudah tidak ada," ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lengan, lutut, dan leher. Korban sudah membuat laporan di Polsek Menganti.

"Kami sudah melakukan olah TKP, dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian, masih dalam penyelidikan," ujarnya.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved