Dulu Jualan Lewat WA, Afidah Kini Sukses Produksi 100 Botol Temulawak per Hari di Gresik
Usaha jamu temulawak yang dirintisnya mampu berkembang pesat hingga memproduksi 100 botol per hari.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Alga W
"Waktu puasa kemarin, sekali bikin 100 botol langsung habis dalam satu hari."
"Malamnya bikin lagi untuk besok. Begitu terus sampai dua hari," katanya sambil tersenyum.
Tak hanya jamu temulawak, berbagai produk olahan lain yang dibuat Afidah juga mendapat respons positif dari konsumen.
Mulai dari kacang goreng, kacang telur dalam kemasan toples, kolak kacang hijau, hingga aneka jajanan pasar basah selalu laris saat dipasarkan melalui kegiatan program Lontar.
Sebelum mengikuti program tersebut, jangkauan pemasaran produknya hanya berada di sekitar lingkungan rumah.
Kini, pasar yang dijangkau semakin luas, termasuk menerima pesanan dari berbagai kegiatan internal perusahaan.
"Alhamdulillah sekarang pesanan datang bukan hanya dari tetangga, tapi juga dari kegiatan perusahaan," imbuhnya.
Dari hasil usaha yang dijalankan, Afidah mampu membantu membiayai pendidikan kedua anaknya.
Saat ini, satu anaknya telah bekerja, sementara satu lainnya sedang menempuh pendidikan tinggi.
Selain membantu peningkatan kapasitas produksi, program Lontar juga memberikan pelatihan terkait pengemasan produk agar lebih menarik dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
"Dulu kemasan kami biasa saja. Sekarang diajari bikin kemasan yang bagus supaya terlihat menarik dan profesional," katanya.
Baca juga: Suami Pelaku Pembunuhan Bidan RSU Besuki Positif Konsumsi Narkoba, Satreskrim Fokus Penyidikan Kasus
Secara terpisah, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Darmawan, mengapresiasi dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan Petrokimia Gresik dalam memberdayakan UMKM.
Menurutnya, pelatihan, bantuan permodalan, hingga pendampingan pemasaran memberikan dampak positif bagi peningkatan kapasitas usaha masyarakat.
"Melalui pelatihan yang terstruktur, para pelaku UMKM dibekali peningkatan kapasitas manajemen usaha, literasi keuangan, hingga strategi pemasaran berbasis digital."
"Selain itu, akses permodalan yang lebih mudah membantu pelaku usaha mengembangkan skala produksi dan memperluas jangkauan pasar," tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Gresik berharap program tersebut dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha dari berbagai sektor sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
"Dengan pemerataan dukungan, dampak positif program diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," urai Darmawan.
Siti Nur Afidah
Kelurahan Ngipik
Kabupaten Gresik
PT Petrokimia Gresik
Kelompok Jajanan Masyarakat Sekitar
jamu temulawak
TribunJatim.com
berita Gresik terbaru
berita Gresik hari ini
| Nelayan Main Ponsel di Depan Kamar Kapal saat Berlayar Malah Tertimpa Hiu Besar |
|
|---|
| Jose Mourinho Resmi Kembali Melatih Real Madrid Gantikan Alvaro Arbeloa |
|
|---|
| Daftar Gaji Kepala Daerah Wali Kota, Bupati Hingga Gubernur, Lengkap Beserta Tunjangannya |
|
|---|
| Sindikat Ancam Sekelompok Remaja Modus Cek Geng Motor, Lalu Bawa Kabur 8 Ponsel Milik Korban |
|
|---|
| Kelakuan Bejat Pria Ngaku Habib Janjikan Santriwati Dosanya Dihapus dan Tiket Surga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Siti-Nur-Afidah-menunjukkan-produk-UMKM-jamu-temulawak-dari-Kelurahan-Ngipik.jpg)