Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Terungkap Motif Penusukan Bos Angkringan di Ngawi, Ternyata Bukan Persaingan Bisnis

Polres Ngawi awalnya menduga bahwa motif penusukan terkait dengan persaingan ekonomi antara dua pemilik usaha angkringan

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim.com/Febrianto Ramadani
DIGELANDANG - Tersangka penusukan terhadap Bos Angkringan, Andika Rangga Pratama (baju tahanan), digelandang dari ruang Satreskrim Polres Ngawi ke tahanan, Jumat (29/8/2025). Andika sebelumnya sempat dimintai keterangan bahkan terlihat santai saat diwawancara wartawan, kini tidak bisa mengelak lantaran alibinya terbantahkan. 

Poin penting:

  • Tersangka penusukan terhadap bos angkringan mengaku melakukan tindak kejahatan karena sering diejek oleh korban
  • Penusukan terjadi di sebuah angkringan milik pelaku di depan Pasar Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi
  • Polres Ngawi awalnya menduga bahwa motif penusukan terkait dengan persaingan ekonomi antara dua pemilik usaha angkringan

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, NGAWI - Polres Ngawi awalnya menduga bahwa motif penusukan terkait dengan persaingan ekonomi antara dua pemilik usaha angkringan berhasil mengungkap motif Andika Rangga Pratama, tersangka penusukan terhadap Andik Kristanto (39), warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi,pada Kamis (28/8/2025).

Sebagaimana diketahui, korban yang merupakan Bos Angkringan ditikam di sebuah angkringan milik pelaku, di depan Pasar Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.

Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadhi mengungkapkan, motif tersangka lantaran sering diejek oleh korban. Sehingga timbul emosi spontan.

“Pelaku emosi lalu mengambil pisau yang ada di angkringan dan menusukkan dua kali tepat di bawah dada sebelah kiri korban tersebut,” ungkap AKP Aris, Sabtu (30/8/2025).

Tusukan itu menyebabkan korban jatuh tersungkur, hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca juga: BREAKING NEWS : Subuh Mencekam, Pemilik Warung Angkringan di Ngawi Ditikam Orang Tak Dikenal 

“Korban sering mengejek atau mengolok olok pelaku, yang suka meminta uang dan dibanding bandingkan dengan kakaknya,” urainya.

Tak cukup sampai disitu, pelaku kerap kali diledek oleh korban, soal Wedang Jahe buatan pelaku yang tidak enak.

“Karena tidak kuat, pelaku nekat melakukan tindak kejahatan tersebut. Awalnya kami menduga karena dendam gara-gara sesama pemilik usaha angkringan, motif ekonomi, ternyata tidak,” tegasnya.

Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti antara lain pisau yang digunakan oleh pelaku, dan pakaian yang digunakan oleh pelaku dan korban.

“Pelaku tunggal satu orang dan tidak ada aksi cekcok terlebih dahulu,” pungkasnya

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved