Terungkap Motif Penusukan Bos Angkringan di Ngawi, Ternyata Bukan Persaingan Bisnis
Polres Ngawi awalnya menduga bahwa motif penusukan terkait dengan persaingan ekonomi antara dua pemilik usaha angkringan
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Ndaru Wijayanto
Poin penting:
- Tersangka penusukan terhadap bos angkringan mengaku melakukan tindak kejahatan karena sering diejek oleh korban
- Penusukan terjadi di sebuah angkringan milik pelaku di depan Pasar Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi
- Polres Ngawi awalnya menduga bahwa motif penusukan terkait dengan persaingan ekonomi antara dua pemilik usaha angkringan
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani
TRIBUNJATIM.COM, NGAWI - Polres Ngawi awalnya menduga bahwa motif penusukan terkait dengan persaingan ekonomi antara dua pemilik usaha angkringan berhasil mengungkap motif Andika Rangga Pratama, tersangka penusukan terhadap Andik Kristanto (39), warga Desa Gelung, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi,pada Kamis (28/8/2025).
Sebagaimana diketahui, korban yang merupakan Bos Angkringan ditikam di sebuah angkringan milik pelaku, di depan Pasar Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.
Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadhi mengungkapkan, motif tersangka lantaran sering diejek oleh korban. Sehingga timbul emosi spontan.
“Pelaku emosi lalu mengambil pisau yang ada di angkringan dan menusukkan dua kali tepat di bawah dada sebelah kiri korban tersebut,” ungkap AKP Aris, Sabtu (30/8/2025).
Tusukan itu menyebabkan korban jatuh tersungkur, hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca juga: BREAKING NEWS : Subuh Mencekam, Pemilik Warung Angkringan di Ngawi Ditikam Orang Tak Dikenal
“Korban sering mengejek atau mengolok olok pelaku, yang suka meminta uang dan dibanding bandingkan dengan kakaknya,” urainya.
Tak cukup sampai disitu, pelaku kerap kali diledek oleh korban, soal Wedang Jahe buatan pelaku yang tidak enak.
“Karena tidak kuat, pelaku nekat melakukan tindak kejahatan tersebut. Awalnya kami menduga karena dendam gara-gara sesama pemilik usaha angkringan, motif ekonomi, ternyata tidak,” tegasnya.
Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti antara lain pisau yang digunakan oleh pelaku, dan pakaian yang digunakan oleh pelaku dan korban.
“Pelaku tunggal satu orang dan tidak ada aksi cekcok terlebih dahulu,” pungkasnya
Pemilik Kaget Mobilnya Hilang Dipakai Polisi hingga Diganti Warna, Kapolres Bilang Cuma Stiker |
![]() |
---|
Keberadaan Wapres Gibran saat Demo Berlangsung, Dimana? Tak Aktif di Media Sosial |
![]() |
---|
Daftar 3 Nama Anggota DPR Paling Dicari Massa Demo, Sahroni Diduga Kabur ke Singapura |
![]() |
---|
Hari Pertama Trial Game Dirt 2025, Crosser Berpacu dengan Tempo Tinggi di Lapangan Karya Bhakti |
![]() |
---|
VinFast Serius Kembangkan Ekosistem EV di Indonesia, Pabrik Siap Beroperasi di Desember 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.