Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk

Daftar Tawaran Ponpes Al Khoziny Pasca Tragedi Musala Ambruk, Beasiswa S2 hingga Berangkatkan Umrah

Ponpes Al Khoziny memberikan sejumlah tawaran pasca insiden musala ambruk yang menewaskan 67 orang pada 29 September 2025 tersebut.

Tayang:
HO/TRIBUN JATIM/HABIBUR ROHMAN
PASCA TRAGEDI - Suasana dalam Pondok Al Khoziny pasca tragedi musala ambruk, Jumat, (3/10/2025). Ponpes Al Khoziny memberikan sejumlah tawaran pasca insiden yang menewaskan 67 orang pada 29 September 2025 tersebut. 

TRIBUNJATIM.COM - Sudah tiga minggu lebih sejak tragedi ambruknya bangunan musala, Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur kini mulai bangkit dan santri memulai kembali belajar.

Ponpes Al Khoziny memberikan sejumlah tawaran pasca insiden yang menewaskan 67 orang pada 29 September 2025 tersebut.

Di antaranya menawarkan beasiswa hingga S2 untuk korban yang diamputasi, melakukan badal umrah untuk korban meninggal dunia hingga memberangkatkan umrah wali santri korban meninggal dunia.

  • Beasiswa S2

Pihak Ponpes Al Khoziny menawarkan beasiswa hingga S2 untuk korban yang diamputasi akibat mushala ambruk.

Beberapa diantaranya korban yang dievakuasi selamat mengalami luka berat dan harus menjalani operasi amputasi karena kondisi kesehatan tubuhnya.

Mereka adalah Syailendra Haical (14) asal Probolinggo, Syaiful Rosi Abdillah (13) asal Bangkalan dan Nur Ahmad (16) asal Surabaya.

Ketua Alumni Ponpes Al Khoziny Sidoarjo sekaligus juru bicara pihak ponpes, KH Zainal Abidin bilang, korban santri difabel akibat tragedi mushala ambruk akan mendapatkan beasiswa pendidikan hingga S2.

“Kita upayakan yang cacat permanen (difabel) untuk mendapatkan bantuan pendidikan sampai di S2,” kata Zainal saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (21/10/2025).

Syaratnya, mereka akan mendapatkan beasiswa pendidikan hingga S2 asal memilih kampus Institut Agama Islam Al Khoziny untuk tujuan hingga perkuliahan.

“Kebetulan di kita ada S1 dan S2 nanti bisa diupayakan di kampus,” imbuhnya.

Baca juga: Santri Al Khoziny Sidoarjo Mulai Kembali ke Pesantren Pasca Ambruknya Bangunan Ponpes

  • Gratiskan biaya asrama

Selain beasiswa kuliah hingga S2, Ponpes Al Khoziny juga akan membebaskan biaya untuk asrama selama menempuh pendidikan di dalam pondok.

“Kita bantu semaksimal mungkin untuk biaya pondoknya dan sekolahnya kita gratiskan. Pondok dan alumni lah yang akan mengkomandoi itu,” bebernya.

  • Dapat pengobatan penuh dan pendampingan psikologis

Sementara itu untuk korban luka ringan mendapatkan pengobatan penuh selama menjalani perawatan di rumah sakit dan pendampingan psikologis penuh.

“Kemarin luka ringan setelah diperiksa di rumah sakit langsung pulang. Cuma anak-anak santri kan situasinya secara psikologis masih perlu pembiayaan dan pendampingan,” pungkasnya.

  • Badal umrah untuk korban meninggal

Ponpes Al Khoziny berencana memberangkatkan umrah wali santri korban meninggal dunia akibat mushala ambruk.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved