Bercengkerama dengan Teman Berujung Duka, Bocah 13 di Tulungagung Tewas Tercebur Bekas Galian Pasir
Bercengkerama dengan teman sambil menunggu hujan reda berujung duka, bocah 13 di Tulungagung tewas tercebur lubang bekas galian pasir.
Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
- Niat memancing bersama teman-teman, bocah 13 tahun di Tulungagung tewas di lubang bekas galian pasir.
- Korban jatuh terpeleset saat bercengkerama dengan teman sambil menunggu hujan.
- Warga menggunakan cara tradisional untuk mencari keberadaan korban.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Bocah laki-laki berusia 13 tahun berinisial HR ditemukan tewas di lubang bekas galian pasir, di tepi Sungai Brantas, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (12/12/2025) sore.
Warga Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung tersebut, tercebur ke dalam lubang itu saat bermain bersama dua rekannya, sambil menunggu hujan.
Tubuh HR berhasil diangkat dari dasar lubang di tepi Sungai Brantas ini oleh penjala ikan dalam keadaan meninggal dunia.
Kapolsek Kedungwaru, Iptu M Anshori, korban bersama dua rekannya berangkat hendak memancing di tepian Sungai Brantas.
“Namun karena hujan deras, mereka tidak jadi memancing. Ketiganya menunggu di tepi lubang bekas tambang pasir itu,” jelasnya.
Sambil menunggu hujan, mereka bercengkerama di tepi lubang bekas galian itu.
Saat itulah korban HR terpeleset dan jatuh dalam kubangan bekas tambang pasir itu.
HR yang tidak bisa berenang akhirnya tenggelam, sementara dua temannya tidak berani menolong karena juga tidak bisa berenang.
“Kedalaman lokasi itu sekitar 5 meter. Semakin ke arah barat semakin dalam, bisa mencapai 7 meter,” ungkap Anshori.
Baca juga: Main Lompat ke Embung dari Atas Tanggul, Pelajar SMP di Bojonegoro Tewas Tenggelam
Kedua teman korban yang ketakutan kemudian pulang untuk melapor ke nenek korban.
Warga datang ke lokasi untuk berusaha memberikan pertolongan, namun korban tidak kelihatan.
Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Sumbergempol, kemudian diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran untuk meminta bantuan pencarian.
“Ayah anak ini kerja di luar negeri, sementara ibunya kerja di Malang. Dia bersama neneknya di rumah,” sambung Anshori.
Pencarian dengan Cara Tradisional
Upaya pencarian warga secara manual tidak membuahkan hasil.
Sungai Brantas
Tulungagung
Desa Sambirobyong
Kecamatan Sumbergempol
Iptu M Anshori
TribunJatim.com
berita Tulungagung terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Ramalan Cuaca Jatim Selasa 2 Juni 2026, Seluruh Daerah Jawa Timur Diperkirakan Cerah |
|
|---|
| Seskab Teddy Sindir Mantan Wamenlu Dino Pati Djalal yang Kritik Prabowo Sering ke Luar Negeri |
|
|---|
| Ingin Fokus Jadi Ketua Partai, Kim Min-seok Dikabarkan Bakal Mundur dari PM Korsel |
|
|---|
| Buntut Masalah Limbah, Badan Gizi Nasional Hentikan Sementara 12 Dapur Makan Gratis di Bojonegoro |
|
|---|
| Sosok Adriatma Dwi, Suami Wali Kota Kendari Siska Karina yang Dipolisikan Karena Dugaan KDRT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/remaja-tewas-di-lubang-bekas-galian-pasir-di-tepi-Sungai-Brantas-Tulungagung.jpg)