3 Nelayan di Situbondo Tersambar Petir saat Perbaiki Mesin Kapal, Satu Orang Tewas

Tiga nelayan asal Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, disambar petir pada Jumat (6/2/2026) malam.

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Arie Noer Rachmawati
Dokumentasi Polsek Panarukan
TERSAMBAR PETIR - Polisi mengunjungi rumah salah satu nelayan tewas akibat tersambar petir. Tiga nelayan asal Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Situbondo, tersambar petir saat bersiap melaut di sekitar pantai dekat pelelangan ikan, Jumat (6/2/2026) malam. Seorang nelayan bernama Moh Lutfi Ansori (23) tewas di lokasi kejadian, sementara Wafed mengalami luka bakar dan Santoso selamat. 
Ringkasan Berita:
  • Tiga nelayan asal Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Situbondo, tersambar petir saat bersiap melaut di sekitar pantai dekat pelelangan ikan, Jumat (6/2/2026) malam.
  • Seorang nelayan bernama Moh Lutfi Ansori (23) tewas di lokasi kejadian, sementara Wafed mengalami luka bakar dan Santoso selamat.
  • Petir menyambar ketika korban bersama dua rekannya memperbaiki mesin kapal motor yang sempat bermasalah di tengah hujan deras disertai petir.

 

TRIBUNJATIM.COM - Tiga nelayan asal Desa Peleyan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, disambar petir pada Jumat (6/2/2026) malam.

Insiden tersebut terjadi saat ketiga korban bersama delapan nelayan lainnya akan melaut di pantai dekat pelelangan ikan desa setempat.

Satu korban yang diketahui bernama Moh Lutfi Ansori (23), warga setempat tewas di lokasi kejadian setelah disambar petir. 

Sedangkan satu orang bernama Wafed, mengalami luka bakar dan lainnya bernama Santoso selamat.

Baca juga: Talud Jalan Setinggi 30 Meter di Situbondo Longsor, Rumah Warga Jebol Diterjang Tanah Gembur

Kronologi Kejadian

Kaposek Panarukan, AKP Harsono membenarkan adanya laporan nelayan yang tewas disambar petir tersebut.

Peristiwa tragis itu, kata Harsono, sekitar pukul 19.15 WIB, korban Moh Ansor bersama sembilan nelayan lain akan berangkat melaut dengan menggunakan kapal motor Mutiara.

"Tapi saat mau berangkat, tiba tiba mesin kapalnya ada masalah dan tidak hidup," ujarnya, Sabtu (7/2/2026).

Setelah itu, mantan Kasi Propam Polres Situbondo ini mengatakan, korban bersama dua orang temannya, yakni Santoso dan Wafed berusaha memperbaiki mesin kapalnya.

Baca juga: Pria di Situbondo Dipalak dan Dipukul 2 Orang Pakai Masker usai Antar Keponakan Sekolah

Namun tiba-tiba hujan deras yang disertai suara petir yang menggelegar.

"Suara itu menyebabkan tiga orang terlempar, satu orang meninggal dan satu orang terluka serta satu selamat," jelasnya.

AKP Harsono mengatakan, untuk korban yang meninggal telah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.

"Korban hari ini (Sabtu, Red) dimakamkan, sedang dua korban masih trauma," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved