Tokoh Jatim

Sosok Setyo Wahono Bupati Bojonegoro Sekaligus Adik Pratikno, Pernah Kerja di Bank

Setyo Wahono resmi menjadi Bupati Bojonegoro 2025-2030. Ia merupakan adik kandung Pratikno. Setyo dulu pernah kerja di bank.

Tayang: | Diperbarui:
Dok Pemkab Bojonegoro
PROFIL SETYO WAHONO - Setyo Wahono resmi menjadi Bupati Bojonegoro 2025-2030. Sebelum terjun politik, ia pernah bekerja di Bank Danamon Cabang Bojonegoro. Kariernya kemudian berkembang di industri gas nasional. Hingga akhirnya di dunia politik, Rabu (11/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Setyo Wahono resmi jadi Bupati Bojonegoro 2025–2030 usai menang Pilkada 2024 dengan 701.249 suara bersama Nurul Azizah.
  • Lahir di Dolokgede 8 Mei 1972. Aktif di organisasi sejak kuliah dan mendirikan lembaga sosial di Bojonegoro.
  • Pernah dua periode jadi Komisioner KPU. Juga terlibat di tim sukses Pilpres 2014, 2019 dan 2024.
  • Berpengalaman di dunia bisnis gas industri dan aktif di bidang olahraga.

 

TRIBUNJATIM.COM - Setyo Wahono resmi menjabat sebagai Bupati Bojonegoro periode 2025-2030 setelah memenangkan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Bojonegoro 2024 bersama wakilnya, Nurul Azizah.

Pasangan ini meraih 701.249 suara sah berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Nama Setyo Wahono tidak asing lagi bagi masyarakat Bojonegoro.

Ia dikenal luas sebagai tokoh yang sudah lama berkecimpung di dunia sosial, kepemiluan, bisnis, hingga olahraga, sebelum akhirnya mulai terlibat dalam ranah politik lokal.

Dalam Pilkada 2024, Setyo Wahono berpasangan dengan Nurul Azizah yang saat itu menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro.

Keduanya diusung koalisi besar 14 partai politik parlemen dan nonparlemen.

Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Setyo Wahono menjadi kepala daerah setelah melalui proses panjang pengabdian di berbagai bidang kemasyarakatan.

Baca juga: Sosok Nurul Azizah Wabup Bojonegoro Viral Umumkan Gaji Jukir, Kendaraan Plat Nomor S Gratis Parkir

Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan

Setyo Wahono lahir di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, pada 8 Mei 1972.

Ia merupakan anak dari pasangan Kariman dan Kasminah.

Ayahnya, Kariman, pernah menjabat sebagai Kepala Desa Dolokgede selama dua dekade, yakni 1976–1996.

Sementara sang ibu, Kasminah, berprofesi sebagai guru di SD Negeri Dolokgede.

Setyo menempuh pendidikan dasar di SDN Dolokgede, lalu melanjutkan SMP di Bojonegoro.

Setelah itu, ia merantau ke Yogyakarta untuk mengenyam pendidikan SMA dan melanjutkan studi sarjana di Universitas Islam Indonesia (UII).

Dikutip dari berbagai sumber, masa pendidikan di Yogyakarta menjadi fase penting pembentukan karakter Setyo Wahono, termasuk saat banyak mendapat bimbingan dari kakaknya, Prof Pratikno, yang kala itu menjadi dosen Universitas Gadjah Mada (UGM).

Terbentuk Melalui Organisasi dan Dunia Sosial

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved