Pengendara Motor Diduga Kaget saat Melewati Perlintasan Kereta Api Berujung Kecelakaan Maut

Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih biru nomor polisi S 5719 JAH dari arah utara menuju selatan.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Torik Aqua
Istimewa/Polsek Babat
KECELAKAAN MAUT - Bangkai motor korban yang tertabrak, sementara korban ditemukan masuk kali jauh dari motornya, Senin (23/2/2026) 

Ringkasan Berita:
  1. Wardi (68) tewas tertabrak KA barang di perlintasan.
  2. Insiden terjadi di perlintasan KA PJL 262 Desa Plaosan, Babat, Lamongan.
  3. Palang pintu diduga tidak tertutup dan tanpa petugas.

 

TRIBUNJATIM.COM - Pengendara motor bernama Wardi (68) meninggal saat melewati perlintasan kereta api dengan palang pintu di wilayah Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Senin (23/2/2026) dini hari.

Korban merupakan warga Dusun Gendongkulon RT 001 RW 001, Desa Gendongkulon, Kecamatan Babat, Lamongan.

Insiden terjadi di perlintasan KA jalur hilir KM 161+6 (PJL 262) Desa Plaosan, Kecamatan Babat.

Baca juga: Warga Harus Bayar Denda Rp 15 Juta Jika Ketahuan Ngabuburit di Rel Kereta Api, Foto Juga Termasuk

Berdasarkan keterangan saksi serta petunjuk rekaman CCTV di Pos Jaga Perlintasan Kereta Api (PJL 262), kejadian berlangsung sekitar pukul 01.16 WIB.

Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih biru nomor polisi S 5719 JAH dari arah utara menuju selatan dan hendak melintasi perlintasan rel.

“Diduga saat kejadian palang pintu dalam kondisi tidak tertutup karena tidak ada petugas yang berjaga,” kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, Senin (23/2/2026).

Bersamaan dengan itu, melintas kereta api barang, KA 2501 dari arah timur menuju barat dengan tujuan Stasiun Tanjung Priok.

“Kalau dilihat dari rekaman CCTV terlihat korban tiba-tiba berhenti tepat di tengah rel kereta api. Diduga korban kaget saat mengetahui adanya kereta yang melintas dan berusaha menarik sepeda motornya mundur,” tambahnya.

Namun upaya tersebut gagal hingga akhirnya korban tertabrak tepat di tengah rel.

Benturan keras membuat korban terpental dan terseret hingga beberapa meter dari lokasi kejadian.

Petugas dari Polsek Babat bersama petugas PT KAI dan Polsuska segera melakukan pencarian terhadap korban usai menerima laporan dari masinis.

“Sekitar pukul 04.20 WIB, korban akhirnya ditemukan di sungai kecil yang dipenuhi semak-semak eceng gondok di sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Unit Pemulasaraan Jenazah RSUD Karangkembang untuk proses identifikasi.

Sekitar pukul 05.30 WIB, korban berhasil diidentifikasi berdasarkan data diri berupa KTP dan SIM yang ditemukan pada tubuh korban.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved