Ramadan 2026
Jadwal Operasi Pasar Ramadan 2026 di Lamongan, Bakal Digelar di Pasar hingga Masjid
Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar Operasi Pasar 2026 selama bulan
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Kepala Diskoperindag Lamongan, Anang Taufik, menyatakan operasi pasar digelar sebagai langkah strategis menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga selama Ramadan hingga Idulfitri.
- Kegiatan berlangsung di berbagai titik strategis di Lamongan, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
- Operasi Pasar 2026 digelar 19 Februari–10 Maret, menyasar komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar Operasi Pasar 2026 selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Intervensi melalui operasi pasar ini dilakukan untuk menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat selama Ramadan.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lamongan, Anang Taufik, mengatakan, pihaknya menggelar operasi pasar sebagai bentuk intervensi pemerintah daerah agar harga bahan pokok tetap terkendali.
“Ini langkah strategis menekan laju inflasi serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang dan selama Bulan Suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri,” kata Anang Taufik, Senin (23/2/2026).
Anang membeber jadwal dan Lokasi Operasi Pasar 2026 telah dan akan dilaksanakan di sejumlah titik strategis di wilayah Kabupaten Lamongan.
Jadwal pelaksanaan
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 19 Februari hingga 10 Maret 2026 dan digelar berbarengan dengan agenda Safari Ramadan.
Baca juga: Sinergi Satgas Pangan & Pemkab Ngawi: Operasi Pasar Murah Digelar di Jogorogo, Harga di Bawah Pasar
Dipastikan operasi pasar tidak berarti ditempatkan di pasar, tapi di momen-momen tertentu, seperti di lokasi masjid, fasilitas umum di sejumlah kecamatan.
Dikatakan, permintaan bahan pokok setiap Ramadan dan menjelang Idulfitri kerap memicu kenaikan harga di pasaran.
“Setiap memasuki Ramadan dan menjelang Hari Raya, permintaan bahan pokok cenderung meningkat, " ujarnya.
Kondisi itu berpotensi memicu kenaikan harga. Karena itu, Diskoperindag datang melalui operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan stok tetap aman.
Sementara itu, konsentrsi operasi pasar diantaranya untuk komoditas beras, gula, minyak goreng, telur dan kebutuhan pokok lainnya.
" Komoditas tersebut selama ini menjadi penyumbang inflasi daerah, sehingga perlu mendapat perhatian khusus melalui intervensi langsung di pasar," ungkapnya.
Operasi pasar juga merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah secara berkelanjutan, sejalan dengan arahan pemerintah pusat dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
| Parade Oklik Semarakkan Malam 29 Ramadan di Bojonegoro, 1.100 Obor Dinyalakan |
|
|---|
| Gubernur Khofifah Belanja Bandeng Kawak di Pasar Bandeng Gresik: Rekomendasi Pemudik |
|
|---|
| Doa Akhir Ramadan yang Diajarkan Rasulullah SAW Lengkap dengan Terjemahannya |
|
|---|
| Ciri-ciri Orang Mendapat Lailatul Qadar Ramadan 1447 H/2026 Menurut Buya Yahya |
|
|---|
| Cara Karyawan Freeport Indonesia Meriahkan Ramadan, Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/OPERASI-PASAR-Pemkab-Lamongan-menggelar-operasi-pasar-selama-Ramadan-hing.jpg)