Pria Bersajam Mengamuk dan Ancam Warga, Polres Ngawi Ambil Tindakan Tegas

Suasana mencekam menyelimuti wilayah Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat seorang pria yang diduga mengalami depresi

Penulis: Taufiqur Rohman | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
GERAK CEPAT - Polres Ngawi bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110, terkait seorang warga yang diduga mengalami depresi dan mengamuk sambil membawa senjata tajam di wilayah Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. 

 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pria diduga depresi mengamuk sambil membawa parang dan belati di Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, hingga meneror warga
  • Petugas mengambil tindakan tegas dan terukur menggunakan taser gun untuk melumpuhkan tanpa menimbulkan cedera serius.
  • Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke RSUD Ngawi untuk penanganan medis dan kejiwaan

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM, NGAWI – Suasana mencekam menyelimuti wilayah Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat seorang pria yang diduga mengalami depresi mengamuk sambil menenteng senjata tajam (sajam).

Berkat respon cepat aparat Polres Ngawi, situasi berhasil dikendalikan tanpa korban jiwa ada jatuhnya korban jiwa.

Peristiwa ini bermula dari laporan warga melalui Call Center 110 yang melaporkan adanya ancaman keamanan.

Menanggapi laporan tersebut, tim gabungan dari Sat Samapta di bawah komando AKP Dandung Setiawan dan personel Polsek Geneng langsung terjun ke lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati pria tersebut berada di dalam rumah dalam kondisi histeris.

Sambil berteriak, ia mengancam warga sekitar menggunakan dua bilah senjata tajam jenis parang dan belati.

Aparat kepolisian sempat mengutamakan jalur dialog dan pendekatan persuasif untuk menenangkan pelaku.

Baca juga: Satu-satunya Andalan Kerja, Sutrisno Tukang Bangunan Ngawi Lega Motornya Hilang Akhirnya Kembali

Namun, karena situasi kian membahayakan dan pelaku tetap memegang senjata, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur.

Petugas menggunakan taser gun (senjata kejut) untuk melumpuhkan pelaku sementara tanpa menimbulkan cedera serius.

Langkah ini diambil demi menjamin keselamatan warga sekaligus keselamatan pelaku sendiri.

Setelah pelaku berhasil diamankan, petugas segera menyita dua bilah senjata tajam sebagai barang bukti.

Pelaku kemudian dievakuasi ke RSUD Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis dan kejiwaan lebih lanjut.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, mengapresiasi peran aktif masyarakat yang langsung melapor melalui jalur resmi.

Baca juga: Tragedi Dini Hari di Ngawi: Kakek 72 Tahun Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved