Usai Ambles, Jembatan Sentong Penghubung Jember-Bondowoso Segera Diperbaiki Total
Jembatan Sentong penghubung Bondowoso–Jember yang ambles beberapa waktu lalu direncanakan dibangun ulang secara total pada April 2026
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Perbaikan total Jembatan Sentong penghubung Bondowoso–Jember dijadwalkan mulai April 2026, saat ini masih tahap lelang
- Pengerjaan diperkirakan berlangsung delapan bulan sejak April, diawali kajian teknis seperti pengukuran kekuatan dan volume kendaraan.
- Jembatan lama yang merupakan peninggalan Belanda ambles usai hujan deras empat jam pada 23 Februari 2026
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu
TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Jembatan Sentong penghubung Bondowoso–Jember yang ambles beberapa waktu lalu direncanakan dibangun ulang secara total pada April 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap pemilihan penyedia jasa atau proses lelang.
Kasi Pembangunan dan Peningkatan Jalan UPT PJJ Jember pada Dinas PU Bina Marga Jatim, Budi Hartono, menjelaskan bahwa Jembatan Sentong akan dibangun menggunakan konstruksi beton.
Jembatan tersebut direncanakan memiliki panjang total 45 meter dan lebar 14 meter. Dari lebar tersebut, 12 meter diperuntukkan bagi pengerasan aspal, sementara masing-masing satu meter untuk trotoar di sisi kanan dan kiri jalan.
“Anggarannya, untuk pagu itu Rp17,5 miliar,” katanya.
Jembatan Sentong yang ada saat ini menggunakan konstruksi jembatan lengkung pasangan batu bata peninggalan masa Belanda.
Baca juga: Longsor dan Banjir Terjang Bondowoso, Jembatan Sentong Ambles
Namun, pada perbaikan nanti, konstruksinya dipastikan lebih kokoh dan setara dengan jembatan kelas 1, sehingga spesifikasi tonasenya diperkirakan mampu menahan beban lebih dari 30 ton.
Budi menyebutkan perbaikan baru dimulai pada April 2026 dengan pertimbangan waktu menjelang libur Lebaran 2026 serta mobilisasi kendaraan untuk pelaksanaan penggantian jembatan.
Sebelum pengerjaan fisik dimulai, akan dilakukan kajian teknis terlebih dahulu, mulai dari pengukuran kekuatan hingga volume kendaraan.
“Proses pengerjaan butuh waktu delapan bulan, terhitung sejak April mendatang,” pungkasnya.
Jembatan Sentong yang terletak di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso, ambles setelah hujan deras mengguyur selama empat jam pada Senin (23/2/2026).
Sebelumnya, jembatan ini sempat mengalami keretakan dua kali, yakni pada 10 Januari 2026 dan 15 Desember 2025.
Saat itu, petugas sempat melakukan penambalan dan memberi penanda agar titik retak tidak dilintasi pengendara.
Amblesnya jembatan yang menjadi jalur utama dari Kabupaten Bondowoso menuju Kabupaten Jember ini mengakibatkan arus lalu lintas ditutup total dan dialihkan melalui jalur alternatif.
Baca juga: Jembatan Sentong Ambles, Jalur Alternatif Bondowoso–Jember Macet Parah
| Perbaikan Jembatan Sentong Bondowoso Ditarget Selesai 8 Bulan, Warga Disiapkan Jembatan Darurat |
|
|---|
| Yai Mim Wafat, Polresta Malang Kota Terbitkan SP3 untuk Seluruh Perkara, Kasus Dihentikan |
|
|---|
| Mendadak Batal, Konferensi Pers Besama Kapolda Jatim Temuan Dugaan 27 Kg Kokain di Sumenep Ditunda |
|
|---|
| Perahu Berisi Ikan Hasil Tangkapan, Nelayan di Bangkalan Madura Pulang Tinggal Nama |
|
|---|
| Wabup Nganjuk Mas Handy Minta ASN Pakai Hati Layani Masyarakat: Jangan Dipersulit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kondisi-Jembatan-Sentong-di-perbatasan-Desa-Sukowiryo-dan-Kelurahan-Nangkaan.jpg)