Usai Ambles, Jembatan Sentong Penghubung Jember-Bondowoso Segera Diperbaiki Total

Jembatan Sentong penghubung Bondowoso–Jember yang ambles beberapa waktu lalu direncanakan dibangun ulang secara total pada April 2026

Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Sinca Ari Pangistu
JEMBATAN AMBLES - Kondisi Jembatan Sentong di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso, sehari pasca-ambles. Tampak petugas memasang garis polisi (police line) dan penanda jalan pada Selasa (24/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Perbaikan total Jembatan Sentong penghubung Bondowoso–Jember dijadwalkan mulai April 2026, saat ini masih tahap lelang
  • Pengerjaan diperkirakan berlangsung delapan bulan sejak April, diawali kajian teknis seperti pengukuran kekuatan dan volume kendaraan.
  • Jembatan lama yang merupakan peninggalan Belanda ambles usai hujan deras empat jam pada 23 Februari 2026

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Jembatan Sentong penghubung Bondowoso–Jember yang ambles beberapa waktu lalu direncanakan dibangun ulang secara total pada April 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam tahap pemilihan penyedia jasa atau proses lelang.

Kasi Pembangunan dan Peningkatan Jalan UPT PJJ Jember pada Dinas PU Bina Marga Jatim, Budi Hartono, menjelaskan bahwa Jembatan Sentong akan dibangun menggunakan konstruksi beton.

Jembatan tersebut direncanakan memiliki panjang total 45 meter dan lebar 14 meter. Dari lebar tersebut, 12 meter diperuntukkan bagi pengerasan aspal, sementara masing-masing satu meter untuk trotoar di sisi kanan dan kiri jalan.

“Anggarannya, untuk pagu itu Rp17,5 miliar,” katanya.

Jembatan Sentong yang ada saat ini menggunakan konstruksi jembatan lengkung pasangan batu bata peninggalan masa Belanda.

Baca juga: Longsor dan Banjir Terjang Bondowoso, Jembatan Sentong Ambles

Namun, pada perbaikan nanti, konstruksinya dipastikan lebih kokoh dan setara dengan jembatan kelas 1, sehingga spesifikasi tonasenya diperkirakan mampu menahan beban lebih dari 30 ton.

Budi menyebutkan perbaikan baru dimulai pada April 2026 dengan pertimbangan waktu menjelang libur Lebaran 2026 serta mobilisasi kendaraan untuk pelaksanaan penggantian jembatan.

Sebelum pengerjaan fisik dimulai, akan dilakukan kajian teknis terlebih dahulu, mulai dari pengukuran kekuatan hingga volume kendaraan.

“Proses pengerjaan butuh waktu delapan bulan, terhitung sejak April mendatang,” pungkasnya.

Jembatan Sentong yang terletak di perbatasan Desa Sukowiryo dan Kelurahan Nangkaan, Kecamatan Bondowoso, ambles setelah hujan deras mengguyur selama empat jam pada Senin (23/2/2026).

Sebelumnya, jembatan ini sempat mengalami keretakan dua kali, yakni pada 10 Januari 2026 dan 15 Desember 2025.

Saat itu, petugas sempat melakukan penambalan dan memberi penanda agar titik retak tidak dilintasi pengendara.

Amblesnya jembatan yang menjadi jalur utama dari Kabupaten Bondowoso menuju Kabupaten Jember ini mengakibatkan arus lalu lintas ditutup total dan dialihkan melalui jalur alternatif.

Baca juga: Jembatan Sentong Ambles, Jalur Alternatif Bondowoso–Jember Macet Parah

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved