Oknum Sekdes Diduga Ingin Gugurkan Kandungan Seorang Wanita, Dinas PMD Angkat Bicara

Selain rekaman suara, dalam postingan itu juga memuat tulisan yang menyeret seorang sekretaris desa (sekdes) di Lamongan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Torik Aqua
KOMPAS.com/ Junaedi
ABORSI - Ilustrasi wanita. Seorang sekdes diduga ingin aborsi alias gugurkan kandungan seorang wanita. 

Ringkasan Berita:
  1. Video berisi tulisan dan rekaman suara diduga libatkan oknum sekdes Lamongan
  2. Perempuan dalam audio mengaku dipaksa minum obat penggugur kandungan
  3. Polisi dan PMD Lamongan menyatakan belum menerima laporan resmi

 

TRIBUNJATIM.COM - Viral sebuah rekaman suara singkat menjadi perbincangan di Lamongan, Jawa Timur.

Selain rekaman suara, dalam postingan itu juga memuat tulisan yang menyeret seorang sekretaris desa (sekdes) di Lamongan.

Dari narasi tersebut diduga sekdes melakukan aborsi untuk menggugurkan kandungan seorang wanita.

Meski begitu, hubungan dari Sekdes dengan wanita tersebut masih belum jelas.

Baca juga: Korupsi Jatah Warga Rp 500 Juta Tahun 2023, Kades Kerja Bareng Sekdes untuk Kuras Saldo Kas Desa

Dalam tayangan itu, terlihat tulisan mencolok di bagian awal video berbunyi: “DON’T TRY THIS AT HOME!”.

Tak lama kemudian, muncul kalimat lain yang diduga menyindir seseorang: “Ayahab ilakes sam!!! ” “Pas enak diem-diem bae, eh pas jadi anak mau kabur”.

Narasi suara dalam video pun terdengar menyampaikan kalimat serupa.

“Pas enak diam-diam saja, giliran jadi anak malah mau kabur,” tulis dalam video tersebut.

Selain berisi tulisan, unggahan tersebut juga berisi rekaman suara seorang perempuan yang tengah menjelaskan persoalannya dengan seorang pria yang bertanya.

Dalam unggahan berupa suara tersebut, si wanita yang diduga adalah korban perangkat desa, sekdes.

Terdengar, si perempuan bercerita jika ia diberi obat yang tujuannya adalah untuk mengugurkan kandungannya.

Disebut, jika obat tersebut diberi dan bukan ia sendiri yang membeli.

"Saya dikasih obat buat menggugurkan kandungan. Sampai habis berapa juta itu buat beli obatnya. Orangnya yang beli," ungkap sosok perempuan dalam unggahan itu.

Akibat dipaksa untuk meminum obat yang diduga adalah obat penggugur kandungan itu, ia sampai mengalami muntah darah.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved