Sejarah di Jatim
Menguak Asal-Usul Candi Singosari, Warisan Berharga Era Kertanegara sebagai Simbol Toleransi
Candi Singosari bukan sekadar destinasi wisata, tetapi saksi sejarah runtuhnya Singhasari dan jejak spiritual Raja Kertanegara.
Penulis: Regha Ayunda Bella | Editor: Mujib Anwar
Ringkasan Berita:
- Candi Singosari merupakan peninggalan Kerajaan Singhasari yang dibangun sebagai tempat pendharmaan Raja Kertanegara, raja terakhir yang wafat pada 1292.
- Kerajaan bermula dari Tumapel yang didirikan Ken Arok pada 1222, mencapai puncak kejayaan di masa Kertanegara sebelum runtuh akibat serangan Jayakatwang.
- Candi bercorak Hindu-Buddha ini memadukan unsur Siwa dan Buddha, ditemukan kembali pada 1803 dan dipugar pada 1934–1937.
TRIBUNJATIM.COM – Candi Singosari menjadi salah satu peninggalan penting Kerajaan Singhasari.
Hingga saat ini candi tersebut masih berdiri kokoh di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Candi bercorak Hindu–Buddha ini bukan sekadar destinasi wisata sejarah, tetapi juga saksi bisu perjalanan politik dan spiritual kerajaan besar di Jawa Timur abad ke-13.
Candi Singosari terletak di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, sekitar 12 kilometer dari pusat Kota Malang ke arah utara.
Lokasinya berada di lembah di antara Pegunungan Tengger dan Gunung Arjuna, pada ketinggian sekitar 512 mdpl.
Candi ini dibangun sebagai bentuk pendharmaan atau penghormatan kepada Raja Kertanegara, raja terakhir Kerajaan Singhasari yang wafat pada 1292.
Keberadaannya menjadi bukti nyata kejayaan kerajaan yang pernah menguasai sebagian besar wilayah Nusantara.
Asal-Usul Kerajaan Singhasari dan Latar Pendirian Candi
Nama asli kerajaan ini sebenarnya adalah Kerajaan Tumapel. Ibu kota pertamanya berada di Kutaraja sebelum kemudian dikenal luas dengan nama Singhasari.
Kerajaan ini didirikan pada 1222 M oleh Ken Arok yang bergelar Sri Ranggah Rajasa Bhatara Sang Amurwabhumi.
Sebagaimana disebutkan dalam Kitab Pararaton dan Kakawin Nagarakretagama, Ken Arok berhasil mengalahkan Kerajaan Kadiri dalam pertempuran di Genter dan memproklamasikan berdirinya Tumapel.
Dilansir dari gramedia.com dalam artikel Pendiri Kerajaan Singosari: Asal-Usul dan Sejarah Singkat, Singosari sejatinya adalah nama ibu kota yang kemudian lebih populer dibandingkan nama Tumapel.
Nama tersebut mulai dikenal luas ketika Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya, Kertanegara, sebagai yuwaraja dan mengganti nama pusat pemerintahan menjadi Singhasari.
Sebagaimana dijelaskan dalam berbagai sumber sejarah, puncak kejayaan kerajaan terjadi pada masa pemerintahan Raja Kertanegara.
asal usul
sejarah
Candi Singosari
Malang
Gunung Arjuna
Ken Arok
Jatim
Tribun Jatim
TribunJatim.com
Kertanegara
asal usul Candi Singosari
| Candi Dermo Sidoarjo, Gapura Paduraksa Peninggalan Majapahit yang Jadi Wisata Edukasi Sejarah |
|
|---|
| Sejarah Candi Kalicilik di Blitar, Peninggalan Kerajaan Majapahit dengan Relief Surya Majapahit |
|
|---|
| Sejarah Kampung Kemasan Gresik, Dari Permukiman Pengrajin Emas hingga Jadi Kawasan Heritage |
|
|---|
| Sejarah Petirtaan Jolotundo Mojokerto, Situs Kuno yang Dibangun untuk Menyambut Kelahiran Airlangga |
|
|---|
| Sejarah Situs Duplang Jember, Sarana Ritual dan Pemakaman Zaman Prasejarah Megalitikum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ada-larangan-bagi-wisatawan-naik-ke-Candi-Singosari-kecuali-bagi-mereka-yang.jpg)