Berita Bondowoso
Warga Bondowoso Ngaplo, Mudik Gratis Tahun Ini Tak Ada karena Efisiensi Anggaran
Program mudik gratis di Bondowoso tahun 2026 ini dipastikan tak ada. Penyebabnya karena efisiensi anggaran dan keterbatasan ruang fiskal.
Penulis: Sinca Ari Pangistu | Editor: Januar
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Bondowoso memastikan tidak ada program mudik gratis tahun 2026 karena efisiensi anggaran dan keterbatasan ruang fiskal daerah.
- Kepala Dishub Bondowoso menyebut kondisi keuangan tahun ini berbeda sehingga pemerintah harus menyesuaikan prioritas belanja, dengan harapan ekonomi membaik agar program bisa kembali digelar tahun depan.
- Meski tanpa mudik gratis, masyarakat yang pulang kampung secara mandiri diimbau tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Sinca Ari Pangistu
TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Program mudik gratis di Bondowoso tahun 2026 ini dipastikan tak ada. Penyebabnya karena efisiensi anggaran dan keterbatasan ruang fiskal.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bondowoso, Sigit Purnomo, ini menjadi langkah realistis yang terpaksa dilakukan karena kondisi anggaran.
“Karena memang efisiensi dan keterbatasan ruang fiskal kita, untuk tahun ini tidak ada anggaran untuk mudik gratis. Semoga ekonomi segera pulih sehingga tahun depan bisa dianggarkan kembali,” ujar Sigit saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2026) lalu.
Ia menerangkan kondisi fiskal daerah tahun ini berbeda sehingga pemerintah harus melakukan penyesuaian prioritas anggaran.
“Tahun ini permasalahannya kondisi keuangan dan fiskal,” ungkapnya.
Baca juga: Hari Terakhir Pendaftaran Mudik Bersama Kemenkum 2026, Tersedia Rute Jakarta-Surabaya
Meski program mudik gratis ditiadakan, Dinas Perhubungan tetap mengimbau masyarakat yang akan pulang kampung secara mandiri agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dalam berkendara dan selalu mengutamakan keselamatan di jalan, karena keluarga menunggu di rumah,” tutur Sigit.
Pemerintah daerah berharap kondisi ekonomi ke depan membaik sehingga program mudik gratis dapat kembali dilaksanakan pada tahun mendatang sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu data dihimpun, di tahun l 2025 lalu, Pemkab Bondowoso menyediakan enam armada bus yang mampu mengakomodasi sekitar 300 pemudik.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Satu Kelas SDN Banyutputih 1 Ambruk Karena Lapuk, Siswa Terpaksa Harus Belajar di Tempat Lain |
|
|---|
| Harga LPG Non Subsidi Naik, Pengusaha Hotel Bondowoso Resah, Pengeluaran Naik 20 Persen |
|
|---|
| Sebanyak 5 Kasus Narkoba di Bondowoso Dibongkar Polisi, Ada yang Bermodus Sistem Ranjau |
|
|---|
| Cara Pengusaha Tempe Fatimah Bondowoso Siasati Harga Kedelai dan Plastik yang Meroket, Gunakan Daun |
|
|---|
| Hemat BBM, ASN dan DPRD Bondowoso Naik Becak dan Gowes ke Kantor: Kalau Terbiasa, 25 KM Itu Ringan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/KEPALA-DINAS-Kepala-Dinas-Perhubungan-Bondowoso-Sigit-Purnomo-saat.jpg)