Breaking News

Tradisi dan Budaya di Jatim

Tradisi Malam Selawe Gresik, Dari Itikaf Warisan Sunan Giri Hingga Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Ribuan peziarah padati Giri saat Malam Selawe. Dari i’tikaf warisan Sunan Giri hingga ramainya bazar UMKM, tradisi ini selalu dinanti tiap Ramadan.

Tayang:
Penulis: Ayesha Naila Tsabita | Editor: Mujib Anwar
TribunJatim.com/Willy Abraham
TRADISI MALAM SELAWE - Para peziarah saat memadati Makam Sunan Giri di malam ke-25 alias Malam Selawe Ramadan, untuk melakukan itikaf. Selain itu, tradisi Malam Selawe juga diramaikan oleh bazar UMKM untuk menggerakkan ekonomi masyarakat lokal. 

Sejak dahulu Sunan Giri memang mendorong peningkatan ibadah di malam ganjil Ramadan sebagai bentuk pencarian keberkahan Lailatul Qadar.

Seiring waktu, tradisi ini terus hidup dan menjadi identitas religius masyarakat Gresik, khususnya di kawasan Giri.

Rangkaian Kegiatan dan Geliat UMKM

Selain kegiatan religi, Malam Selawe juga diramaikan dengan Giri Expo dan bazar UMKM

Stan-stan pedagang berjajar sepanjang jalan mulai dari kawasan Kebomas hingga area parkir makam.

Suasana dari simpang empat Kebomas sampai kompleks makam dipadati pedagang makanan, minuman, perlengkapan ibadah, hingga aneka kebutuhan lainnya.

Tak hanya itu, pameran budaya seperti Damar Kurung juga turut ditampilkan untuk memperkenalkan warisan daerah kepada pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Gresik juga memanfaatkan momentum ini untuk mengajak masyarakat mengunjungi Museum Sunan Giri sebagai wisata edukasi cagar budaya peninggalan wali.

Kegiatan tersebut biasanya berlangsung hingga menjelang subuh. 

Sepanjang malam, lautan manusia memadati kawasan Giri, bahkan beberapa ruas jalan ditutup untuk kendaraan karena tingginya antusiasme masyarakat.

Baca juga: Tradisi Bibibi di Probolinggo, Anak-anak Keliling Kampung Dapat Sedekah Malam 27 Ramadan

MALAM SELAWE GRESIK - Beginilah suasana malam selawe di makam Sunan Giri, Senin (24/3/2025). Masyarakat beritikaf dan bermunajat di malam ganjil bulan suci ramadan 1446 H.
MALAM SELAWE GRESIK - Beginilah suasana malam selawe di makam Sunan Giri, Senin (24/3/2025). Masyarakat beritikaf dan bermunajat di malam ganjil bulan suci ramadan 1446 H. (TribunJatim.com/Willy Abraham)

Sempat Terhenti Saat Pandemi

Tradisi Malam Selawe sempat ditiadakan selama dua tahun akibat pandemi Covid-19. Pembatasan aktivitas masyarakat membuat kegiatan ini tidak dapat digelar seperti biasanya.

Namun setelah kondisi membaik, Pemerintah Kabupaten Gresik kembali mengizinkan pelaksanaan tradisi tersebut mulai 2022. 

Sejak saat itu, Malam Selawe kembali ramai dan menjadi magnet peziarah.

Pada Ramadan 2025, kegiatan diisi dengan doa bersama dan pembacaan Surah Al-Ikhlas sebanyak 1.000 kali di Masjid Ainul Yaqin Sunan Giri

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved