Gegara Program MBG, Penjualan Mobil Suzuki di Jatim Moncer, Carry Pick Up Jadi Andalan

Kebutuhan angkutan operasional untuk mendukung distribusi dalam program MBG membuat permintaan kendaraan niaga meningkat.

Tayang:
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Fikri Firmansyah
PENJUALAN - Senior Area Manager UMC Suzuki, Suwandojo Hartono, memberikan keterangan kepada awak media di Surabaya, Jumat (6/3/2026). Penjualan mobil Suzuki di Jawa Timur terdongkrak permintaan kendaraan niaga, terutama Suzuki Carry Pick Up yang banyak digunakan untuk mendukung operasional program MBG. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM - Penjualan mobil Suzuki di Jawa Timur menunjukkan kinerja positif.

Salah satunya terdorong oleh meningkatnya permintaan kendaraan niaga untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: Telan Rp2 M, Jalan di Desa Ngampal Bojonegoro Baru Sebulan Sudah Rusak, Kini Dibongkar Total

Senior Area Manager UMC Suzuki, Suwandojo Hartono mengatakan, program pemerintah tersebut memberikan dampak signifikan terhadap penjualan kendaraan, khususnya di segmen pikap.

Menurutnya, model Carry Pick Up menjadi tulang punggung penjualan Suzuki di Jawa Timur sejak semester kedua 2025.

"Backbone Suzuki sampai Januari–Februari ini masih berada di pick up Carry. Permintaannya sangat tinggi sekali," ujarnya saat diwawancarai TribunJatim.com pada acara buka bersama dengan awak media, Jumat (6/3/26).

Ia menjelaskan, kebutuhan kendaraan operasional untuk mendukung distribusi dalam program MBG membuat permintaan kendaraan niaga meningkat di berbagai daerah.

Bahkan, tingginya permintaan membuat pasokan unit sempat tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar.

"Permintaannya luar biasa sampai supply kami kewalahan. Ini tidak hanya terjadi di Jawa Timur, tetapi juga di seluruh wilayah Indonesia," jelasnya.

Pasar otomotif mulai bergairah

Secara umum, pasar otomotif di Jawa Timur sempat mengalami penurunan pada 2025.

Sepanjang tahun tersebut total pasar tercatat sekitar 68.457 unit, turun sekitar 19–20 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 87.666 unit.

Namun memasuki akhir 2025, pasar mulai menunjukkan pemulihan.

Pada November 2025 penjualan mobil di Jawa Timur mencapai 5.972 unit, lalu meningkat menjadi sekitar 7.000 unit pada Desember.

Menurut Suwandoyo, momentum peningkatan tersebut juga didukung peluncuran model baru Suzuki.

Serta meningkatnya kebutuhan kendaraan niaga dari berbagai sektor.

Target penjualan Suzuki tumbuh

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved