Kedatangan Pemudik di Terminal Gayatri Tulungagung 2.000 per Hari, Puncak Arus Diprediksi 18 Maret

Jumlah penumpang yang datang di Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung mengalami peningkatan sejak Minggu (16/3/2026) kemarin.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/David Yohanes
RUANG TUNGGU - Situasi ruang tunggu penumpang yang akan berangkat dari Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung, Jawa Timur, Senin (16/3/2026). Jumlah kedatangan di terminal ini naik 2 kali lipat dibanding situasi normal. 

 

Ringkasan Berita:
  • Kedatangan penumpang di Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung naik dua kali lipat, mencapai rata-rata 2.000 orang per hari sejak Minggu (16/3/2026).
  • Peningkatan terbesar berasal dari bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), khususnya rute dari Surabaya.
  • Puncak arus mudik diprediksi pada Rabu (18/3/2026) dengan kemungkinan jumlah penumpang mencapai 4.000 orang, sedangkan puncak arus balik diprediksi 25 Maret 2026.

Laporan Wartawan Tribun jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Jumlah penumpang yang datang di Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung mengalami peningkatan sejak Minggu (16/3/2026) kemarin.

Jika dipersentase, jumlah kedatangan melonjak 200 persen dibanding hari normal.

Meski demikian kondisi Terminal Gayatri Tulungagung masih landai dan lancar, tidak sampai berjubel.

“Secara umum situasi masih landai dan lancar seperti hari-hari biasa,” ujar Pengawas Satuan Pelayanan (Satpel) Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung, Yono, Senin (16/3/2026).

Lanjutnya, saat ini kedatangan penumpang di Terminal Gayatri rata-rata 2.000 orang per hari.

Baca juga: Demi Keselamatan Pemudik Lebaran, Awak Bus di Terminal Gayatri Tulungagung Dites Urine Dadakan

Kedatangan terbanyak dari Surabaya, dan penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Jumlah kedatangan ini naik dibanding kondisi normal, 900-1000 orang di saat akhir pekan.

“Kalau sedang long weekend jumlahnya bisa di atas 2.000. Tapi situasi normal 900-1.000 orang,” sambung Yono.

Yono memperkirakan arus mudik mencapai puncaknya pada Rabu (18/3/2026).

Berkaca pada masa mudik tahun sebelumnya, kedatangan penumpang bisa mencapai 4.000 orang per hari.

Sementara puncak arus balik diprediksi pada Rabu (25/3/2026).

“Untuk keberangkatan masih normal, di bawah 1.000 orang per hari,” katanya.

Yono mengaku sudah berkoordinasi dengan Perusahaan Otobus (PO) untuk ketersediaan armada cadangan.

Armada cadangan akan diturunkan jika ada penumpukan penumpang yang belum terangkut.

Selain itu sudah ada 13 izin untuk trayek insidental selama arus mudik dan balik lebaran 2026 ini.

Seluruh izin yang diajukan berasal dari PO Harapan Jaya, trayek Tulungagung-Jakarta.

“Yang sudah mengajukan izin insidental hanya PO Harapan Jaya. PO lain belum ada,” pungkas Yono.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved