Bulog Ponorogo Serap 18 Ribu Ton Gabah dan 7 Ribu Ton Jagung, Optimistis Target 2026 Tercapai
Sementara target gabah 79.264 ton setara beras. Saat ini telah terserap sekitar 25 persen dari target pusat atau sekitar 18.307 ton setara beras
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Bulog Ponorogo telah menyerap 18.307 ton gabah setara beras atau sekitar 25 persen dari target 79.264 ton pada 2026.
- Serapan jagung mencapai sekitar 7.000 ton atau 79 persen dari target 9.055 ton untuk wilayah Ponorogo, Magetan, dan Pacitan.
- Bulog optimistis target tercapai karena puncak panen terjadi Maret–Mei
Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Perum Bulog Cabang Ponorogo mencatat serapan gabah petani hingga pertengahan Maret 2026, 18.307 ton setara beras. Pun untuk jagung telah 7 ribu ton,
“Kalau gabahnya sekitar 25 persen dari target. Kalau jagungnya bahkan baru Februari ini sudah 79 persen,” ungkap Pimpinan Cabang Perum Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, Senin (16/3/2026),
Dia menjelaskan untuk jagung, pemerintah pusat menarget serapan jagung sebesar 9.055 ribu ton untuk Perum Bulog Ponorogo. Dimana Bulog Ponorogo ada tiga wilayah adalah Ponorogo, Magetan dan Pacitan.
“Serapan jagung pemerinrah 9 ribu ton Sudah realisasi 7 ribu ton perkiraan 79 persen dari target setahun 2026,” kata Budiwan saat dikonfirmasi.
Baca juga: Bulog Ponorogo Sidak Harga dan Stok Beras SPHP Hingga Minyakita di Sejumlah Pasar, Jamin Stok Aman
Target Serapan Gabah dan Jagung
Sementara target gabah 79.264 ton setara beras. Saat ini telah terserap sekitar 25 persen dari target pusat atau sekitar 18.307 ton setara beras.
Ketika ditanya apakah akan tercapai target? Budiwan mengaku optimis. “Kami optimis pasti tercapai. Tahun kemarin saja yang kondisinya biasa bisa tercapai. Apalagi kondisi saat ini lebih bagus tahun ini kami bisa realisasi,” urainya.
Tahun 2025 lalu, jelas Budiwan, bahwa target penyerapan gabah pada Juni 2025 maupun Juli 2025 terealisasi. Jadi tidak sampai Desember 2025.
Baca juga: Bulog Ponorogo Distribusikan Ratusan Ribu Minyakita untuk Stabilkan Harga Jelang Ramadhan
“Tahun ini bisa sama atau sebelumnya. Di Ponorogo sendiri puncak panen Maret ini. Besok April maupun Mei,” tambah Budiwan kepada Tribunjatim.
Optimisnya Budiwan bukan tanpa sebab. Karena saat ini petani di wilayah Perum Bulog Ponorogo sudah tidak asing menjual langsung ke Bulog.
Optimistis Target Tercapai
“Kita kerjasama dengan anggota TNI dan PPL. Mereka yang konfirmasi ke kami (Perum Bulog Ponorogo). Kita bisa jemput gabah yang siap diserap,” tambahnya.
Menurutnya, saat ini petani sudah tahu manfaatnya dengan menjual langsung ke Bulog. “Dalam mekanisme harga, kami mengacu pada ketentuan pemerintah pusat. Harga gabah ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram,” pungkasnya.
Diketahui menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur mengukuhkan posisinya sebagai lumbung pangan nasional.
Saat ini serapan Gabah Kering Panen (GKP) di wilayahnya telah mencapai 588.000 ton, atau setara dengan 300.000 ton beras. Jawa Timur menyumbang kontribusi sebesar 32 persen terhadap capaian nasional yang berada di angka 1.818.000 ton GKP.
| Teriakan Istri Bos Mebel di Pasuruan Bikin Maling Lari Terbirit-birit, CCTV Rekam Jelas Wajah Pelaku |
|
|---|
| Pria Jual Emas 20 Gram Milik Tantenya Senilai Rp 650 Ribu di Pasar, Dipakai Beli Rokok hingga Miras |
|
|---|
| Eduwisata Pangan di Bulog Ponorogo, Siswa SMKN 3 Madiun Dikenalkan Proses Pengolahan Beras |
|
|---|
| Disnakerin MadiunTerima Laporan Berulang Penahan Ijazah Karyawan, Limpahkan Sanksi ke Provinsi |
|
|---|
| Polisi Buru Paman yang Mendadak Siram Bensin Lalu Bakar Gadis Keponakannya Sendiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pimpinan-Cabang-Perum-Bulog-Ponorogo-Budiwan-Susanto-soal-serapan-gabah.jpg)