Pria Bercelana Loreng Tewas Tertabrak Kereta Api di Tulungagung, Sempat Terseret 100 Meter
Seorang laki-laki tanpa identitas tertabrak kereta api di jalur kereta api Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung
Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Seorang pria tanpa identitas tertabrak kereta api di jalur rel Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
- Korban diperkirakan berusia 40–50 tahun dan sempat terseret sekitar 100 meter dari titik benturan.
- Warga baru menemukan tubuh korban sekitar 15 menit setelah kejadian dengan kondisi mengenaskan di jalur rel.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes
TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Seorang laki-laki tanpa identitas tertabrak kereta api di jalur kereta api Desa Kepuhrejo, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Senin (16/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban diduga berjalan di jalur kereta api ini tanpa sepengetahuan orang lain.
Posisi jalur kereta api memang ada di atas, sementara jalan raya ada di bawahnya membuat orang itu tidak terlihat.
Menurut salah satu warga setempat, Didit, saat itu melintas kereta api dari arah utara ke selatan sekitar pukul 16.00 WIB.
Tidak ada satupun warga yang mengetahui, jika ada seseorang yang tertabrak kereta yang melaju cepat itu.
Hingga sekitar pukul 16.15 WIB ada satu warga yang naik ke jalur kereta api itu, dan menemukan sesosok tubuh dengan kondisi mengenaskan.
Baca juga: Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Desa Rejosari Lamongan, Petugas Ungkap Data
“Kondisinya cukup parah. Sepertinya bukan warga sini karena tidak ada yang mengenali,” ujar Didit.
Kapolsek Ngantru, AKP Edy Santoso, mengatakan dirinya mendapat laporan warga terkait kecelakaan ini.
Dari ciri fisik, korban seorang laki-laki berusia sekitar 40-50 tahun.
Korban diperkirakan sempat terseret sekitar 100 meter dari titik benturan.
Saat ditemukan mengenakan celana pendek loreng, dengan kaus warna biru.
“Kausnya sudah compang-camping saat tertabrak. Celananya masih melekat warga loreng,” jelasnya.
Kondisi tubuh korban saat parah namun masih cukup bisa dikenali.
Berdasar keterangan warga sekitar, sosok laki-laki itu bukan warga setempat dan ada yang mengenalnya.
Untuk proses identifikasi, jenazah dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung.
Edy mengatakan, pihaknya bersama Unit INAFIS Satreskrim Polres Tulungagung akan mencoba mengidentifikasi korban.
“Kami juga masih menggali informasi untuk mengungkap identitas korban,” pungkas Edy
| Ramai Kabar Teror Pocong di Rejotangan Tulungagung, Polisi: Kami Temui Pemilik Rumah |
|
|---|
| Cekcok di Kolam Pancing, Pria di Pagerwojo Tulungagung Nekat Bacok Tetangga dengan Sabit |
|
|---|
| Cuaca Dinilai Mendukung, PG Mojopanggung Tulungagung Mulai Giling Tebu 3 Juni 2026 |
|
|---|
| Sekolah Rakyat Tulungagung Mulai Dibangun Oktober 2026, Lahannya Terbelah Sungai |
|
|---|
| KPK Periksa Wabup Tulungagung dan 8 Kepala OPD di Polda Jatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Orang-Tanpa-Identitas-Tertabrak-Kereta-Api-di-Desa-Kepuhrejo-Tulungagung.jpg)