Bus Terjebak Kemacetan Arus Balik, Penumpang di Terminal Tulungagung Harus Menunggu Lebih dari 1 Jam

Banyak bus terjebak kemacetan di jalan, dalam perjalanan dari Surabaya atau sebaliknya.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/David Yohanes
PENUMPANG ANTRE BUS - Penumpukan penumpang di Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung, Jawa Timur, antre menunggu kedatangan bus yang akan berangkat, Selasa (24/3/2026). Antrean penumpang terjadi karena bus yang akan ke terminal ini terjebak kemacetan arus balik Lebaran. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung dipadati antrean penumpang, Selasa (24/3/2026).

Tampak jumlah penumpang yang menunggu di Terminal Tulungagung tidak sebanding dengan armada yang berangkat.

Baca juga: 7.000 Penumpang Berangkat dari Terminal Seloaji Ponorogo saat Puncak Arus Balik, Kursi Kerap Habis

Antrean terjadi terutama untuk rute Antar Kota  Dalam Provinsi (AKDP) trayek Tulungagung-Surabaya.

Meski demikian, penumpukan penumpang juga terjadi di rute pendek, seperti Tulungagung-Trenggalek dan Tulungagung-Blitar.

Setiap bus yang datang langsung diserbu calon penumpang sehingga tempat duduk yang ada langung penuh.

Bahkan, bus yang masih di lokasi parkir juga diserbu calon penumpang yang berebut kursi.

Pada rute Tulungagung-Trenggalek, banyak penumpang yang rela berdiri agar lekas terangkut.

Salah satu calon penumpang rute Tulungagung-Surabaya, Nita (23), mengaku sudah menunggu lebih dari 1 jam.

"Setiap bus datang kalah berebut dengan yang lain. Tidak mungkin memaksa naik, masak harus berdiri?" keluhnya.

Lanjutnya, bus-bus jurusan Surabaya yang datang dari Trenggalek sudah dalam kondisi penuh.

Sementara bus yang baru datang langsung diserbu penumpang yang sudah lama antre.

Nita menduga, ada penumpang yang naik dari pool bus.

"Bus yang baru berangkat dari garasi sudah ada penumpangnya," ucapnya.

"Mungkin mereka naik dari garasinya," tambah Nita.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved