Tragedi Polisi Kejar Pemotor di Pacitan

Kesaksian Warga Desa Lihat Pengejaran Aipda RD sampai Tewaskan Pemuda di Pacitan: Kecepatan Tinggi

Kesaksian warga mulai mengungkap detik-detik kecelakaan tunggal yang menewaskan Diva pemuda asal Kabupaten Brebes tersebut.

Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Alga W
Istimewa
KEJAR-KEJARAN - Diva Tri Herianto korban meninggal akibat kecelakaan tunggal di Pacitan, Jatim, Rabu (25/3/2026). Aksi kejar-kejaran antara polisi dan seorang pengendara motor berujung tragis di Pacitan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Pemuda Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Diva Tri Herianto, di Desa Arjowinangun, Kecamatan/Kabupaten Pacitan, tewas usai kejar-kejaran dengan polisi.

Kesaksian warga mulai mengungkap detik-detik kecelakaan tunggal yang menewaskan Diva tersebut.

Baca juga: Berburu Cangkang Ketupat Peringati Preman di Pasar Pelosok Bangkalan, Laris Manis Meski Harga Naik

"Yang jelas, cerita warga saya itu, kejar-kejaran mulai masuk jembatan atau jalan yang menjadi TKP. Sama-sama berkecepatan tinggi," ungkap perangkat Desa Arjowinangun, Eko Pujiwinarno, Jumat (27/3/2026).

Kemudian, jelas dia, korban menabrak tiang.

Warga sempat mengamuk kepada polisi karena aksi kejar-kejaran.

"Posisinya korban menabrak tiang kemudian terkapar. Nah, polisinya di belakangnya begitu," tambah Eko ketika dihubungi TribunJatim.com melalui telepon.

Menurutnya, bahwa keduanya hanya melaju kencang.

Tidak ada aksi polisi mepet kepada korban atau menendang korban.

"Tidak ada tidak ada kekerasan. Ya melaju kencang kejar-kejaran begitu lo mbak," sambungnya.

Dia menjelaskan bahwa yang biasa melewati lokasi hanya warga tertentu atau warga Desa Arjowinangun sendiri.

Sangat jarang ada warga luar kota melintas.

"Jalannya ya jalan kampung mbak. Lebarnya cuma tiga meter. Bisa untuk satu mobil tapi ndak bisa untuk papasan. Kalau sepeda motor papasan bisa," terang Eko.

Dia menjelaskan bahwa jalan yang menjadi lokasi kecelakaan tunggal dan menewaskan Diva merupakan jalan menghubungkan RW 01 dengan RW 02 Desa Arjowinangun.

"Hanya jalan antar RW saja. Makanya kalau dibilang lebar tidak. Karena untuk mobil hanya bisa satu mobil," paparnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved