Bukan Jumat, Wagub Emil Jelaskan Alasan ASN Jatim WFH Setiap Rabu

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan bahwa ASN Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan tetap dilakukan setiap Hari Rabu

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Fatimatuz Zahroh
WFH ASN: Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam acara groundbreaking pemugaran sayap barat Gedung Negara Grahadi, Rabu (1/4/2026). 

 

Ringkasan Berita:
  • Pemprov Jawa Timur menerapkan WFH ASN setiap Rabu, berbeda dengan pemerintah pusat yang WFH Jumat.
  • Pemilihan hari Rabu untuk WFH bertujuan menekan konsumsi BBM kendaraan pribadi dan mencegah kesan long weekend.
  • Wagub Emil menegaskan WFH bukan libur; kinerja ASN tetap diawasi ketat lewat absensi digital

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA -  Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan bahwa ASN Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan tetap dilakukan setiap Hari Rabu setiap pekannya, berbeda dengan pemerintah pusat yang diberlakukan setiap hari Jumat.

Pada Tribun Jatim Network, Wagub Emil menyebutkan bahwa penetapan hari Rabu untuk WFH telah melalui kajian. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah agar tidak ada kesan long weekend jika dilakukan di Hari Jumat.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, menjelaskan bahwa perbedaan tersebut didasarkan pada strategi efisiensi energi, khususnya untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dari kendaraan pribadi.

“Kita mendasari pada keinginan dan arahan strategis untuk mengurangi konsumsi BBM kendaraan pribadi. Maka dari itu diterapkan WFH pada hari Rabu,” ujar Emil di Gedung Negara Grahadi, Rabu (1/4/2026).

Menurut Emil, pemilihan hari Rabu bukan tanpa pertimbangan. Berdasarkan pola mobilitas masyarakat, hari Jumat justru dinilai berpotensi meningkatkan aktivitas perjalanan.

“Kalau Jumat ada kecenderungan meningkatkan keinginan untuk bepergian. Sementara strategi banyak negara saat ini adalah menekan konsumsi BBM di tengah konflik global yang berdampak pada energi,” jelasnya.

Baca juga: Terapkan WFH, Gubernur Khofifah Targetkan Bisa Hemat 108 Ribu Liter BBM Setiap Bulan

Di sisi lain, pemerintah pusat melalui kebijakan yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menetapkan pelaksanaan WFH ASN setiap hari Jumat sebagai bagian dari upaya penghematan energi secara nasional.

Meski terdapat perbedaan, Emil menegaskan bahwa Pemprov Jatim tetap membuka peluang untuk melakukan penyesuaian dengan kebijakan pemerintah pusat.

“Kami akan lihat nanti apakah perlu disamakan atau tetap seperti ini, menunggu arahan lebih lanjut,” katanya.

Emil juga mengingatkan bahwa pelaksanaan WFH bukan berarti hari libur bagi ASN. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta memastikan kinerja pegawai tetap berjalan optimal. Pengawasan, kata dia, dilakukan secara ketat, termasuk melalui sistem absensi digital.

“Sudah ada cara-cara untuk memastikan ini benar-benar bekerja, bukan libur,” tegasnya.

Selain kebijakan WFH, pemerintah pusat juga mendorong berbagai langkah penghematan energi lainnya. Di antaranya pembatasan penggunaan mobil dinas, peningkatan penggunaan transportasi publik, serta pengurangan perjalanan dinas.

Pemprov Jatim menilai penerapan WFH setiap Rabu merupakan langkah taktis untuk menekan konsumsi energi tanpa memicu lonjakan mobilitas masyarakat, sekaligus menjaga efektivitas kinerja ASN.

Baca juga: Beda Gaya dengan Pemprov Jatim, Plt Bupati Ponorogo Wacanakan ASN Gowes atau Naik Becak Setiap Jumat

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved