Ledakan di Pabrik Sidoarjo

Bupati Subandi Pastikan Korban Ledakan di Pabrik Sidoarjo Mendapat Perawatan

Bupati Subandi datang langsung ke lokasi Perusahaan yang berada di Desa Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Kamis (9/4/2026)

Penulis: M Taufik | Editor: Samsul Arifin
Kominfo Sidoarjo
SIDAK – Bupati Sidoarjo Subandi saat melakukan sidak ke lokasi ledakan di PT Great Well Steel yang berada di Desa Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Beberapa hari lalu, terjadi ledakan keras di sana, hingga mengakibatkan korban tewas dan beberapa luka. 
Ringkasan Berita:
  • Ledakan terjadi akibat percikan atau serpihan besi saat pemotongan tabung, bukan ledakan tabung secara langsung.
  • Pemerintah Kabupaten memastikan korban luka mendapat perawatan penuh dan perusahaan siap ganti rugi untuk kerusakan rumah warga.
  • Bupati Subandi mengingatkan seluruh perusahaan di Sidoarjo untuk mendaftarkan pekerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan dan menegaskan sidak akan dilakukan.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, M Taufik

TRIBNJATIM.COM, SIDOARJO – Ledakan di PT Great Well Steel, Kamis (9/4/2026), menewaskan satu pekerja dan melukai beberapa lainnya. Peristiwa ini juga merusak 11 rumah warga di sekitar pabrik, memicu perhatian langsung Bupati Sidoarjo, Subandi, yang datang ke lokasi untuk memastikan penanganan korban dan evaluasi prosedur keselamatan kerja.

Bupati datang langsung ke lokasi Perusahaan yang berada di Desa Janti, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Kamis (9/4/2026). Dia berusaha melihat langsung lokasi kejadian dan meminta keterangan beberapa pihak di perusahaan.

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan penanganan korban serta mengevaluasi prosedur keamanan kerja (K3) di perusahaan tersebut. Serta memastikan semua korban, termasuk rumah warga sekitar yang ikut jadi korban, sudah mendapat penanganan.

Dari sana, bupati mendapat laporan bahwa insiden tersebut murni merupakan kecelakaan kerja. Peristiwa bermula saat pekerja hendak memotong sebuah tabung besi yang belum diketahui pasti isinya.

Baca juga: Ledakan di PT Great Wall Steel Sidoarjo Seperti Bom, Serpihan Besi Beterbangan Sejauh 1 Kilometer

Dampak pada Pekerja dan Warga

"Kejadiannya bukan berasal dari ledakan tabung secara langsung, melainkan akibat percikan atau serpihan besi yang terlontar saat proses pemotongan," ujar Subandi.

Dampak ledakan tersebut tidak hanya melukai pekerja, tetapi juga merusak permukiman di sekitar area pabrik. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 11 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terkena serpihan besi.

Baca juga: Sidoarjo Terapkan Teknologi QRIS Tap: Bayar Pajak dan Retribusi Kini Cukup Tempel Ponsel

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan seluruh korban, baik yang mengalami luka-luka maupun warga yang rumahnya terdampak, telah mendapatkan penanganan.

Untuk korban luka, seluruh biaya perawatan medis telah ditanggung sepenuhnya. Sementara terkait kerusakan rumah, pihak perusahaan telah berkomitmen untuk memberikan ganti rugi penuh kepada warga terdampak.

Peringatan Soal Jaminan Sosial

Bupati Subandi menyebut bahwa perusahaan itu telah mendaftarkan sekitar 600 karyawannya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Namun, ia tetap memberikan peringatan keras kepada seluruh pelaku usaha di Kabupaten Sidoarjo agar tidak lalai dalam memberikan jaminan sosial bagi tenaga kerja.

"Saya mengimbau dan mewajibkan seluruh perusahaan di Sidoarjo untuk mengikutsertakan karyawannya dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Ini sangat penting untuk menjamin kesejahteraan karyawan jika terjadi musibah yang tidak terduga seperti ini," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Tenaga Kerja akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai perusahaan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi jaminan sosial tenaga kerja.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved