Sosok Antoni Diduga Otak Kasus SK ASN Palsu Pemkab Gresik Kini Diburu Polisi

Satreskrim Polres Gresik memantau dan menyebut jika AT merupakan pria berusia 47 tahun yang sedang di luar Pulau Jawa.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Torik Aqua
Tribun Jatim Network/Willy Abraham
SK ASN PALSU - Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya (tengah) saat menjawab pertanyaan awak media di lorong Satreskrim Polres Gresik, Jumat (24/4/2026). Sosok Antoni diduga dalang kasus SK ASN palsu kini diburu polisi. 

Ringkasan Berita:
  1. Antoni alias AT diburu polisi sebagai otak penipuan ASN.
  2. Pelaku kabur ke Kalimantan, sebelumnya di Gresik.
  3. Kasus SK palsu ASN rugikan korban hingga ratusan juta rupiah.

 

TRIBUNJATIM.COM - Sosok Antoni alias AT kini diburu polisi karena diduga menjadi otak kasus Surat Keputusan (SK) Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Gresik.

Satreskrim Polres Gresik memantau dan menyebut jika AT merupakan pria berusia 47 tahun yang sedang di luar Pulau Jawa.

Polisi juga memantau jika pelaku sedang berada di Kalimantan.

Pihaknya juga sedang melakukan pengejaran.

Baca juga: Namanya Dicatut Korban Penipuan SK ASN, Kepala BKPSDM Gresik Agung Endro Buka Suara

"Terkait penipuan ASN, kami dari Polres Gresik telah memantau keberadaan pelaku, saat ini pelaku berada di Kalimantan. Anggota kami berada di Kalimantan untuk melakukan pengejaran, kami mohon doa dan dukungan agar cepat kita amankan pelaku penipuan tersebut," ujar Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, Jumat, 24 April 2026.

AT kabur meninggalkan rumahnya di Cerme, Gresik menuju Pulau Kalimantan.

Kepergian AT ini usai ramai-ramai kasus SK palsu ASN di Gresik.

"Kami kemarin pada saat awal mulai ramai di media sosial, yang bersangkutan sudah kabur, namun kami mendapat info yang bersangkutan berada di Pulau Kalimantan," jelasnya.

Satreskrim Polres Gresik telah memeriksa sejumlah saksi.

Sebanyak lima orang saksi telah dimintai keterangan dalam kasus ini. 

Korban yang melapor sebanyak sembilan orang.

Arya, sapaan akrabnya, menyampaikan kemungkinan jumlah korban ini bertambah.

Diketahui, ulah AT ini terbongkar saat awal bulan April ada sejumlah orang mengenakan baju ASN sambil membawa SK datang ke sejumlah OPD.

Mereka mengaku akan berkantor karena baru menerima SK. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved