Gus Salam Serius Maju Calon Ketua Umum PBNU, Minta Restu Kiai Sepuh NU

KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam menegaskan keseriusan untuk maju sebagai calon ketua umum PBNU

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Yusron Naufal Putra
MUKTAMAR - KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam saat ditemui di Surabaya, Selasa (28/4/2026). Gus Salam menyatakan keseriusan untuk berikhtiar maju sebagai calon ketua umum PBNU di forum Muktamar mendatang.  

Ringkasan Berita:
  • Gus Salam menyatakan siap maju sebagai calon Ketum PBNU pada Muktamar NU.
  • Ia telah sowan dan meminta restu sejumlah kiai sepuh serta tokoh NU nasional.
  • Dorongan maju dipicu keinginan memperkuat rekonsiliasi dan stabilitas organisasi NU.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - KH Abdussalam Shohib, cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), menyatakan keseriusannya untuk maju sebagai calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar mendatang. 

Pengasuh Ponpes Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang ini mengaku telah berkeliling ke sejumlah kiai sepuh NU untuk meminta restu. 

“Kami memang punya keinginan atau sedang melakukan ikhtiar untuk mendapatkan kepercayaan dalam pengabdian di NU. Kami menganggap di NU sifatnya pengabdian atau khidmah,” kata Gus Salam saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (28/4/2026). 

Sebagai informasi, Gus Salam bukan orang baru di NU. Selain sebagai cucu pendiri NU, Gus Salam juga dikenal memiliki pengalaman panjang di berbagai struktural NU.

Berdasarkan catatan dari berbagai sumber, aktivitas strukturalnya dimulai pada 2002 sebagai pengurus Lembaga Bahtsul Masail NU (LBMNU) Kota Kediri. 

Pada 2009, Gus Salam melanjutkan kiprahnya sebagai pengurus LBMNU Jombang. Tiga tahun kemudian, Gus Salam dipercaya masuk jajaran Syuriyah PCNU Jombang. Karier organisasinya kemudian berlanjut ke tingkat nasional.

Yakni pada 2015 di periode kedua kepemimpinan KH Said Aqil Siroj, ia menjabat sebagai Katib PBNU.

Baca juga: Sambut Muktamar NU, Alumni Ponpes Tebuireng Ingin Organisasi Sehat Tanpa Adanya Politik Uang

Jabatan terakhir yang diembannya adalah Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur sejak 2018.

Sementara dalam bursa kandidat Ketua Umum PBNU, Gus Salam termasuk salah seorang yang dinilai layak. 

Salah satunya disuarakan oleh Forum Silaturahmi Kader NU se-Dunia beberapa waktu lalu. Gus Salam dinilai layak. 

Sowan Kiai Sepuh

Sejauh ini, Gus Salam mengaku telah berkeliling dan sowan ke sejumlah tokoh termasuk kiai sepuh untuk meminta nasehat. Diantaranya, KH Nurul Huda Djazuli Ploso, KH Anwar Mansyur Lirboyo, KH Kholil As’ad Syamsul Arifin dari Ponpes Walisongo Situbondo, KH Fuad Nurhasan Ponpes Sidogiri. 

Lalu, Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, KH Abdul Hanan Kediri, dan Kiai Asep Saifuddin Chalim Ponpes Amanatul Ummah dan sejumlah kiai di Jawa Timur. Pun demikian di berbagai daerah lain termasuk telah menemui mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj. Serta, KH Ma’ruf Amin. 

Gus Salam menerangkan, kepada para kiai sepuh NU tersebut, ia juga telah menyampaikan niatnya tersebut untuk mengabdi di PBNU melalui posisi ketua umum di Muktamar.

“Beliau memberikan doa restu,” terang Gus Salam menceritakan terkait hasil sowan tersebut. 

Baca juga: Gus Salam Maju Bursa Ketum PBNU, Sowan ke Menag Nasaruddin Umar untuk Minta Restu

Prihatin Kondisi NU

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved