Ramalan Cuaca Jatim

Ramalan Cuaca Jatim Minggu 3 Mei 2026, Waspada Hujan Petir Siang Hari di 7 Daerah

Menurut data dari BMKG, pada pagi, malam dan dini hari, seluruh daerah di Jawa Timur diprediksi tidak turun hujan dan mayoritas akan berawan.

Tayang:
Editor: Ani Susanti
TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
RAMALAN CUACA JATIM - Simak ramalan cuaca Jatim pada Minggu 3 Mei 2026. 7 daerah akan hujan petir di siang hari. 

TRIBUNJATIM.COM - Simak ramalan cuaca Jatim pada Minggu 3 Mei 2026.

Menurut data dari BMKG, pada pagi, malam dan dini hari, seluruh daerah di Jawa Timur diprediksi tidak turun hujan dan mayoritas akan berawan.

Namun pada siang hari, sebanyak tujuh daerah akan dilanda hujan petir.

11 daerah lainnya dilanda hujan ringan.

Baca juga: Ramalan Cuaca Jatim Sabtu 2 Mei 2026, Waspada Hujan Ringan di 27 Wilayah

Daerah yang Diprediksi Hujan Petir:

Bangkalan, Jombang, Kota Blitar, Kota Madiun, Nganjuk, Ngawai, Pacitan

Daerah yang Diprediksi Hujan Ringan:

Surabaya, Kabupaten Blitar, Bojonegoro, Sampang

Kota dan Kabupaten Kediri, Kota Mojokerto, Ponorgo, Tuban

Sementara rata-rata suhu udara di Jawa Timur pada 3 Mei 2026: 24–33°C.

Pentingnya Mitigasi Bencana untuk Antisipasi El Nino

National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) mencatat peluang kemunculan El Nino mencapai 62 persen pada periode Juni hingga Agustus 2026.  

Menanggapi hal tersebut, pakar Manajemen Bencana Universitas Airlangga (UNAIR), Dr Hijrah Saputra ST MSc menyoroti pentingnya mitigasi sejak dini.

Di Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga memprediksi potensi El Nino ekstrem dengan intensitas yang bisa menyamai fenomena El Nino terkuat di masa lalu. 

Dr Hijrah menjelaskan bahwa istilah tersebut bukan istilah ilmiah, melainkan populer di media untuk menggambarkan intensitas yang jauh lebih kuat.

“El Nino biasa seperti demam 38 derajat, sedangkan El Nino Godzilla bisa diibaratkan 40 derajat atau lebih,” ujarnya.

Ia menjelaskan, El Nino terjadi akibat melemahnya angin pasat yang menyebabkan pergeseran massa air laut hangat dari wilayah Indonesia ke Pasifik Tengah dan Timur.

Dampaknya, suhu permukaan laut di kawasan tersebut meningkat, dengan anomali mencapai 1,5 hingga 2,5 derajat Celsius di atas normal, bahkan pada titik tertentu bisa lebih tinggi.

Baca juga: 7 Kecamatan di Sampang Rawan Puting Beliung, Warga Diminta Waspadai Tanda Cuaca Ekstrem

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved