Berita Terpopuler
Jatim Terpopuler: Mobil Tabrak 8 Motor yang Parkir Hingga Tips Memilih Daycare
Dimulai dari kecelakaan mobil tabrak 8 motor yang parkir. Selanjutnya ada kecelakaan pelajar masuk kolong mobil usai ditabrak.
Ringkasan Berita:
- Diduga motor belok mendadak tanpa sein hingga ditabrak Avanza dari belakang, korban pelajar mengalami patah tulang ganda.
- Pengemudi diduga kurang konsentrasi hingga menabrak delapan motor parkir dan sempat kabur sebelum dihentikan warga.
- IDAI Ingatkan 5 Hal Penting Saat Memilih Daycare. Keamanan, kualitas pengasuh, stimulasi anak, kesehatan, dan legalitas daycare.
TRIBUNJATIM.COM - Berita terpopuler di TribunJatim.com yang terangkum dalam Jatim terpopuler pada Minggu 3 Mei 2026.
Berita menarik tersaji di Tribun Jatim.
Berita dimulai dari kecelakaan mobil tabrak 8 motor yang parkir.
Selanjutnya ada kecelakaan pelajar masuk kolong mobil usai ditabrak.
Hingga 5 hal penting memilih daycare.
Berikut selengkapnya:
Pelajar masuk kolong mobil usai ditabrak
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Sultan Agung, tepatnya di depan Decaa Hardware, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Sabtu (2/5/2026).
Seorang pelajar 14 tahun yang mengendarai sepeda motor Honda Vario dilaporkan sempat masuk ke kolong mobil setelah ditabrak dari belakang oleh Toyota Avanza saat hendak berbelok ke kanan.
Peristiwa kecelakaan lalu lintas ini terekam kamera cctv. Juga terlihat jelas bagaimana detik-detik kecelakaan hingga pengendara sepeda motor masuk dalam kolong mobil.
Baca juga: Peringati May Day 2026-Hardiknas, Mahasiswa Ponorogo Suarakan Keresahan Buruh dan Dunia Pendidikan
Kronologi Kejadian: Berbelok Tanpa Sein
“Orangnya di dalam kolong. Harua dipindah ini mobilnya,” ungkap pria di dalam video seperti didengar Tribunjatim.comx
Dalam kecelakaan itu, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka. “Selain pengendara motor yang luk, juga sopir mobil,” ungkap Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Kholik, Sabtu siang.
Dia menjelaskan petugas Gakkum telah melakukan olah tkp. Hasil dari olah tkp, bahwa kronologinya berawal dari Honda Vario berplat nomor AE 2542 WD.
Motor berwarna putih itu dikendarai oleh AFD warga Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jatim. Pelajar berusia 14 tahun itu datang dari arah selatan menuju utara.
“Saat di tkp ingin belok ke kanan ke arah timur. Dugaannya memang tidak menyalakan lampu sein dan langsung belok begitu saja,” kata mantan Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo,
Nahasnya, jelas dia, dari arah selatan ada mobil Toyota Avanza berplat nomor AE 1014 SQ dikemudikan PDO (34) warga Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jatim.
“Sehingga mobil menabrak sepeda motor, dan korban masuk ke kolom. Saat petugas di lokasi saat itu korban sudah di depan bamper,” jelasnya.
Karena kecelakaan ini, AFD mengalami luka bahu kanan dan kiri patah, lengan tangan kanan dan kiri patah, ibu jari tangan kanan lecet.
Sementara sopir mobil mengalami luka kaki kanan nyeri, kondisi sadar. Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo.
Baca juga: Fraksi PKB Ponorogo Buka Kantor Aspirasi Tiap Jumat, Warga Langsung Curhat Keluhkan Jalan Rusak
“Kedua kendaraan sudah dibawa ke unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo,” tegas Iptu Kholik—sapaan akrab—Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Kholik.
Satu di antara saksi mata, Kusuma menyatakan bahwa kecelakaan terjadi saat kondisi jalan masih sepi. Tiba-tiba terdengar suara brak.
“Setelah saya lihat begitu ternyata kecelakaan. Saya pas jalan kaki. Tadi banyak warga menolong. Sepertinya korban masuk kolong mobil,” pungkasnya.
Mobil tabrak 8 motor yang parkir
Sebuah mobil Toyota Agya sempat membuat geger warga setelah menabrak delapan sepeda motor yang terparkir di depan warung kopi, Sabtu (2/5/2026).
Aksi ini diketahui terjadi di Jalan Letda Sucipto, Kabupaten Tuban. Yang membuat geram warga, lantara usai menabrak delapan motor, pengemudi langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono, menjelaskan jika kendaraan Toyota Agya berwana kuning dengan nomor polisi W-1587-DF tengah dikemudikan Elok Hikmawati.
Baca juga: Festival Kimsin Tuban Sediakan 8.000 Porsi Makanan Gratis, Pengunjung Membludak
Kronologi: Kurang Konsentrasi Saat Berkendara
Untuk penyebab, diduga pengemudi kurang konsentrasi sehingga kendaraan bergerak ke kiri dan mobil menabrak sepeda motor yang sedang parkir di sisi jalan.
“Semula kendaraan Toyota Agya berjalan dari arah timur ke barat. Karena tidak penuh konsentrasi, kendaraan bergerak ke kiri dan menabrak delapan sepeda motor yang sedang parkir,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, mobil Toyota Agya dan delapan sepeda motor mengalami kerusakan material. Untungnya dalam kejadian ini, tidak ada korban jiwa.
“Tidak ada korban jiwa,” imbuhnya.
Usai menabrak kendaraan yang parkir, pengemudi sempat meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).
Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Namun, kendaraan akhirnya berhasil dihentikan warga dan petugas saat berada di wilayah Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak.
Baca juga: Festival Kimsin Tuban Sediakan 8.000 Porsi Makanan Gratis, Pengunjung Membludak
“Sempat terjadi kejar-kejaran dengan warga dan berhasil dihentikan di wilayah Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak,” bebernya.
Selanjutnya, pengemudi diamankan ke Polsek Merakurak untuk dimintai keterangan.
Setelah itu pemilik motor dan pengemudi mobil, akhirnya sepakat agar kasus ini, diselesaikan secara kekeluargaan.
Tips memilih daycare
Memilih daycare tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Orang tua perlu memperhatikan sejumlah aspek penting agar anak mendapatkan lingkungan yang aman sekaligus mendukung tumbuh kembangnya.
Dr. dr. Ariani, Sp.A, Subsp.TKPS(K), M.Kes UKK Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia mengatakan, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan oleh orang tua saat akan memilih daycare.
Aspek pertama yang perlu menjadi perhatian adalah keamanan fisik.
“Misalnya, daycare seharusnya dilengkapi dengan sistem keamanan seperti CCTV yang dapat diakses oleh orang tua,” sebut dr. Ariani kepada Tribun Jatim Network, Sabtu (2/5/2026).
Baca juga: Pengasuh Daycare Dipecat setelah Suapi Balita dengan Kasar hingga Menangis, Manajemen Minta Maaf
Selain itu, lingkungan bermain juga harus dipastikan aman, tidak menimbulkan risiko cedera, serta tidak terdapat potensi bahaya seperti stop kontak terbuka atau benda tajam.
Selanjutnya, kualitas pengasuh juga menjadi faktor krusial.
Terdapat rasio ideal antara pengasuh dan anak yang perlu diperhatikan, tergantung pada usia anak.
“Sebenarnya ada rasio antara pengasuh dan jumlah anak yang ada di daycare. Tergantung usia anak,” sebutnya.
Untuk anak usia 1 hingga 3 tahun, misalnya, satu pengasuh idealnya menangani maksimal lima anak.
Tidak hanya itu, pengasuh juga sebaiknya memiliki sertifikasi PAUD atau pelatihan serupa, serta menunjukkan sikap dan perilaku yang baik dalam berinteraksi dengan anak.
“Selain sertifikasi PAUD, attitude-nya pengasuh juga harus dicek juga,” terang dr. Ariani.
Aspek lain yang tak kalah penting, lanjutnya, adalah stimulasi dan kegiatan yang diberikan.
Daycare berkualitas umumnya memiliki program harian yang terstruktur, menyediakan mainan edukatif sesuai usia, serta menjalin komunikasi rutin dengan orang tua terkait perkembangan anak.
Dari sisi kesehatan dan gizi, orang tua juga perlu memastikan bahwa makanan dan minuman yang diberikan higienis serta bergizi.
Kebijakan daycare terhadap anak yang sedang sakit pun perlu diperhatikan guna mencegah penularan penyakit.
Selain itu, standar kebersihan lingkungan harus jelas dan diterapkan secara konsisten.
“Jadi monitor mungkin makanannya, minumannya jika diberikan di daycare. Lalu, kebersihannya dan pada ada sakit diterima atau tidak itu kan terkait menjaga penyebaran penyakit,” sebutnya.
Terakhir, orang tua perlu memastikan legalitas dan administrasi daycare. Lembaga yang dipilih harus memiliki izin operasional resmi dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Dengan memperhatikan lima aspek tersebut, orang tua dapat lebih yakin dalam memilih daycare yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga mampu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio.(K) menegaskan pentingnya upaya sistematis untuk mencegah kekerasan pada anak di lingkungan daycare.
Menurutnya, berbagai kasus yang terjadi belakangan ini menjadi peringatan bahwa semua pihak tidak boleh tinggal diam.
Ia menekankan perlunya standardisasi layanan daycare yang ketat serta pengawasan oleh tenaga ahli.
Selain itu, orang tua juga harus memiliki akses untuk memantau aktivitas anak selama berada di daycare.
Piprim mengingatkan agar orang tua tidak mudah tergiur oleh promosi, branding, maupun harga murah tanpa memastikan kualitas dan keamanan layanan.
“Tidak boleh terulang lagi, sudah cukup terakhir di Yogyakarta dan Aceh. Orang tua perlu lebih aware terhadap tanda kekerasan pada anak, baik fisik maupun psikis,” ujarnya dalam Seminar Media, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, tanda-tanda kekerasan psikis bisa terlihat dari perubahan perilaku anak, seperti trauma, ketakutan, hingga penolakan saat akan dibawa ke daycare.
Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi alarm bagi orang tua untuk segera bertindak dan mencari tahu penyebabnya.
Lebih lanjut, Piprim menyatakan bahwa IDAI siap bekerja sama dengan orang tua apabila terdapat kecurigaan adanya kekerasan pada anak. Ia mendorong orang tua untuk segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika menemukan tanda-tanda tersebut.
“Prinsipnya kita mencegah, karena dampak traumanya bisa mendalam dan berbekas hingga dewasa. Jangan sampai anak-anak menjadi generasi yang traumatis,” tegasnya.
Ia pun berharap seluruh pihak dapat berperan aktif dalam mengawal dan mencegah kasus kekerasan pada anak, demi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi tumbuh kembang generasi mendatang.
“Mudah-mudahan semua pihak ikut serta mengawal kasus kekerasan pada anak,” tutupnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
meaningful
Berita terpopuler
Jatim Terpopuler
Tribun Jatim
TribunJatim.com
berita viral
kecelakaan
daycare
| Bola Terpopuler: Rencana MU Dapatkan Rafael Leao hingga Tuntutan untuk Arema FC Jelang Lawan Persik |
|
|---|
| Viral Terpopuler: Kepala BGN Tanggapi soal Gaji Pencuci Piring MBG hingga Isi Tas Serut dari Prabowo |
|
|---|
| Jatim Terpopuler: Keistimewaan Kamar D1 Lapas Blitar hingga Kepsek Tak Bisa Tidur Dikunjungi Menteri |
|
|---|
| Jatim Terpopuler: Rute May Day di Surabaya Hingga Wapres Gibran Kunjungi Trenggalek |
|
|---|
| Viral Terpopuler: Siswa SMK Meninggal Akibat Sepatu Kekecilan Hingga Menteri PPPA Minta Maaf |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Mobil-tabrak-8-motor-parkir-di-Tuban-tips-memilih-daycare.jpg)