Update Kondisi Penjual Tempe di Pacitan Jadi Korban Penyiraman Air Keras, Sudah Stabil
Eko Susanto, penjual tempe asal Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menjadi korban penyiraman cairan diduga air keras oleh OTK
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Eko Susanto, penjual tempe di Pacitan, diduga disiram cairan kimia oleh OTK saat menuju Pasar Ngadirojo.
- Korban mengalami luka di wajah, mata, dagu, telinga, dan dada dengan luka bakar sekitar 10 persen.
- RSUD dr Darsono Pacitan menyatakan kondisi korban stabil, namun harus dirujuk untuk penanganan bedah plastik.
Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Eko Susanto, penjual tempe asal Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menjadi korban penyiraman cairan diduga air keras oleh orang tak dikenal (OTK) saat hendak mengambil dagangan ke Pasar Ngadirojo, Rabu (13/5/2026) pagi.
“Secara garis besar stabil. Tapi harus dirujuk ke rumah sakit lain,” ungkap Direktur RSUD dr Darsono Pacitan, dr Johan Tri Putranto, Kamis (14/5/2026).
Dia menjelaskan saat diterima oleh petugas Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Darsono, Eko dalam kondisi stabil. Saat itu mengalami luka bakar karena diduga disiram cairan kimia.
“Setelah dilakukan penanganan, perlu dirujuk ke rumah sakit yang mempunyai dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi,” kata dr Johan.
RSUD dr Darsono Pacitan, jelas dia, belum mempunyai dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi. Sehingga pilihannya dirujuk ke rumah sakit luar kota.
Baca juga: Penjual Tempe di Pacitan Disiram Cairan Diduga Air Keras oleh OTK, Korban Alami Luka di Mata & Dada
Korban Akan Dirujuk ke Rumah Sakit Lain
“Bisa ke Rumah Sakit di Solo, Yogyakarta maupun di RSUD dr Sudono di Kota Madiun. Ini kita menghubungi rumah sakit rujukan,” kata dr Johan.
Ketika ditanya, apakah benar bahwa pasien Eko Susanto disiram air keras? dr Johan menjelaskan bahwa memastikan apakah cairan tersebut merupakan bahan kimia atau tidak ada pemeriksaan lebih lanjut.
“Bener siraman air keras? Jenis air nahan kimia akan ada pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwajib dalam hal ini kepolisian,” jelas dr Johan.
Namun, dr Johan menyatakan bahwa peca disiram cairan oleh OTK, ada jejas. Jejas disini adalah luka akibat siraman. Jejas di bagian wajah, kelopak mata, dagu dan dada.
“Dominan di bagian kiri ya. Nah dada nya itu ada bagian kanan juga,” terang dr Johan saat dikonfirmasi Tribunjatim.com,
Dr Johan menyatakan bahwa luka bakar memang hanya 10 persen. Hanya saja, cairan kimia mengenai bagian tubuh, tentu harus ada penanganan.
“Karena cairan kimia tentu ada penanganan lebih lanjut penanganan bedah plastik,” papar mantan Humas RSUD dr Darsono ini.
Baca juga: Anggota TNI ini Ngaku Demi Jiwa Korsa Nekat Siram Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus
Kronologi Penyiraman oleh OTK
Seorang penjual tempe di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan diduga air keras oleh orang tak dikenal (OTK) saat hendak mengambil dagangan ke Pasar Ngadirojo di Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jatim, Rabu (13/5/2026) pagi.
Korban bernama Eko Susanto, warga Dusun Plugon, Desa Pagerrejo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Jatim.
penyiraman air keras
penjual tempe
Berita Pacitan hari ini
Multiangle
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
meaningful
ViralLokal
| Siswa Kelas 6 SD yang Terpapar Kelompok Teroris Masih Didampingi UPT PPA Tulungagung |
|
|---|
| Sebanyak 200 Siswa di Surabaya Diduga Keracunan Makanan, DPRD Soroti Tata Kelola MBG |
|
|---|
| Utang Pinjol Rp 16 Juta Cair Rp 7 Juta, Feri Warga Palembang Tak Terima Mobilnya Dirampas Paksa |
|
|---|
| Pecah Ban, Dump Truk di Bungah Gresik Adu Banteng dengan Truk Lainnya, Satu Orang Kehilangan Nyawa |
|
|---|
| Arsenal Ogah Subsidi, Staf Disuruh Bayar Rp20 Juta Jika Ingin Ikut ke Final Liga Champions |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/penjual-tempe-disiram-air-keras.jpg)