Pasar Hewan Tikung Lamongan Diserbu Pembeli, Sapi Limosin Paling Diincar untuk Kurban
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, denyut aktivitas di Pasar Hewan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur,
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Pasar Hewan Tikung Lamongan mulai dipadati pedagang dan pembeli menjelang Iduladha 1447 Hijriah.
- Harga sapi kurban mengalami kenaikan hingga 25 persen atau sekitar Rp 1 juta hingga Rp 3 juta per ekor dibanding hari biasa.
- Permintaan tinggi datang tidak hanya dari warga Lamongan, tetapi juga pembeli dari luar daerah seperti Sidoarjo, Krian, dan Gresik.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, denyut aktivitas di Pasar Hewan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mulai terasa lebih sibuk dibanding hari biasanya.
Ratusan pedagang dan pembeli dari berbagai daerah memadati area pasar sejak pagi untuk berburu sapi kurban dengan kualitas terbaik.
Meningkatnya permintaan hewan kurban membuat harga sapi di pasar terbesar di Lamongan itu ikut merangkak naik. Kenaikan harga bahkan disebut mencapai hingga 25 persen dibanding harga normal di luar musim Iduladha.
Kepala UPT Pasar Hewan Tikung dan Babat, Isrofil, mengatakan lonjakan aktivitas jual beli mulai terlihat dalam beberapa pekan terakhir.
Jumlah pedagang maupun ternak yang masuk ke pasar mengalami peningkatan signifikan menjelang momentum Iduladha.
“Kalau dibanding hari biasa, peningkatannya sekitar 20 persen. Harga sapi siap kurban juga naik sekitar Rp 1 juta sampai Rp 3 juta per ekor,” ujar Isrofil saat ditemui di Pasar Hewan Tikung, Lamongan.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat membeli hewan kurban menjadi pemicu utama kenaikan harga sapi tahun ini. Tidak hanya warga Lamongan, pembeli dari luar daerah juga mulai berdatangan lebih awal demi mendapatkan sapi dengan ukuran dan kualitas terbaik.
Pasar Hewan Tikung sendiri dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan ternak terbesar di Lamongan.
Baca juga: Transaksi Sapi di Kediri Meningkat Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Tertek Diserbu Pedagang Luar Daerah
Setiap pasaran, lokasi tersebut ramai didatangi pedagang maupun pembeli dari berbagai kota seperti Sidoarjo, Krian hingga Gresik.
“Pedagang yang datang ke sini banyak dari luar kota. Perputaran uang dan hewannya juga cukup cepat,” katanya.
Ramainya transaksi menjelang Iduladha membawa berkah tersendiri bagi peternak dan pedagang sapi lokal.
Salah seorang pedagang sapi, Ridwan, mengaku penjualan tahun ini lebih menggeliat dibanding tahun sebelumnya.
Ia menyebut harga sapi yang sebelumnya berada di kisaran Rp 20 juta kini bisa menembus Rp 25 juta per ekor, tergantung jenis, ukuran dan bobot ternak.
| Kebakaran Hebat di Sugio Lamongan, Rumah dan Kandang Dilalap Api, Warga Berjibaku Selamatkan ternak |
|
|---|
| Jelang Idul Adha 1447 H, Polres dan Dinas Peternakan Lamongan Perketat Cek Poin Ternak di Perbatasan |
|
|---|
| Bacaan Niat Puasa Zulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Sambut Idul Adha, Lengkap Arab dan Terjemahnya |
|
|---|
| Hasil Sidang Isbat, Pemerintah Resmi Tetapkan Iduladha Tepat Pada 27 Mei 2026 |
|
|---|
| Malangnya Nasib Mbah Gendok di Lamongan, Rumahnya Ambruk Diterjang Angin Kencang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Suasana-jual-beli-sapi-kurban-di-Pasar-Hewan-Tikung-Kabupaten-Lamongan.jpg)