Ramalan Cuaca Jatim

Ramalan Cuaca Jatim Kamis 21 Mei 2026, Jombang Ponorogo Bojonegoro Hujan Siang Hari

BMKG Juanda memprakirakan sebanyak 22 daerah di Jawa Timur akan mengalami hujan ringan pada Kamis, 21 Mei 2026.

Tayang:
TribunJatim.com/Arie Noer Rachmawati
CUACA MENDUNG - Cuaca mendung di kawasan Kendangsari, Surabaya pada Rabu (8/4/2026). BMKG Juanda memprakirakan sebanyak 22 daerah di Jawa Timur akan mengalami hujan ringan pada Kamis, 21 Mei 2026. 
Ringkasan Berita:
  • BMKG Juanda memprakirakan sebanyak 22 daerah di Jawa Timur akan mengalami hujan ringan pada Kamis, 21 Mei 2026, terutama terjadi pada siang hari, sementara wilayah lainnya cenderung cerah.
  • Suhu udara di Jawa Timur berkisar 24–31°C, dengan Kota Batu menjadi wilayah terdingin pada 16–21°C. Kondisi ini menunjukkan cuaca yang cukup bervariasi di berbagai daerah.
  • BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dipengaruhi fenomena atmosfer

 

TRIBUNJATIM.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksi sejumlah wilayah di Jawa Timur masih akan dilanda hujan ringan pada Kamis, 21 Mei 2026.

Melansir laman resmi BMKG Juanda, terdapat 22 daerah di Jawa Timur akan mengalami hujan ringan.

Hujan ringan itu diprediksi terjadi pada siang hari.

Sementara itu wilayah lainnya mengalami cuaca cerah.

Baca juga: Cuaca Jatim Terasa Lebih Panas sampai Tembus 36 Derajat, Tanda Mulai Kemarau? ini Kata BMKG

Daerah yang Diprediksi Hujan Ringan

  • Bangkalan, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Jombang
  • Kediri, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Kediri, Kota Madiun
  • Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk
  • Pacitan, Pamekasan, Ponorogo, Sampang, Trenggalek, Tulungagung 

Suhu Udara di Jawa Timur

Kota Batu: 16–21°C, tercatat sebagai daerah terdingin.

Rata-rata suhu udara di Jawa Timur hari ini: 24-31°C.

Baca juga: Penyebab Cuaca Ekstrem pada Mei 2026, Sejumlah Wilayah Hujan Lebat saat Sore Padahal Siang Terik

Potensi Hujan

BMKG mencatat masih terjadinya hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di sejumlah daerah.

Menurut BMKG, peningkatan potensi hujan dipengaruhi oleh aktifnya sejumlah fenomena atmosfer yang bekerja secara bersamaan di wilayah Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, Gelombang Kelvin, dan Mixed Rossby-Gravity (MRG).

Selain itu, keberadaan sirkulasi siklonik di beberapa wilayah turut mendukung pembentukan awan konvektif yang lebih intens sehingga meningkatkan peluang terjadinya hujan signifikan di berbagai daerah.

Waspada Cuaca yang Berubah-ubah

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat.

Terutama potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang pada sore hingga malam hari di masa peralihan musim seperti saat ini.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved