DPKH Tulungagung Temukan Cacing Hati pada 7 Sapi Kurban, Tapi Pastikan Daging Aman

DPKH Kabupaten Tulungagung menemukan cacing hati pada tujuh ekor sapi kurban saat pemeriksaan hewan Idul Adha 2026

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/David Yohanes
MEMERIKSA KESEHATAN - Petugas memeriksa kesehatan sapi kurban dari Presiden Prabowo yang disalurkan di Masjid Syariful Mutaqin di Desa/Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026) lalu. Selama 2 hari penyembelihan hewan kurban, petugas kesehatan hewan menemukan 7 sapi dengan cacing hati dan 1 ekor sapi rusak organ hatinya. 

Ringkasan Berita:
  • Petugas kesehatan hewan menemukan cacing hati pada 7 sapi kurban di Tulungagung.
  • Satu sapi juga ditemukan memiliki organ hati membiru dan dinyatakan tidak layak konsumsi.
  • DPKH memastikan seluruh daging sapi kurban tetap aman dikonsumsi masyarakat.

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Tulungagung menemukan cacing hati pada tujuh ekor sapi kurban saat pemeriksaan hewan Idul Adha 2026.

Selain itu ada 1 ekor sapi yang organ hatinya membiru sehingga dinyatakan tidak layak konsumsi.

Kabid Kesehatan Masyarakat, Veteriner, dan  Kesejahteraan Hewan DPKH Kabupaten Tulungagung, Eersthanty Novelita, secara umum semua daging kurban dinyatakan layak konsumsi.

“Hanya organ hati yang bermasalah itu tidak boleh dikonsumsi. Namun daging lainnya masih layak konsumsi,” jelasnya, Kamis (28/5/2026).

DPKH Tulungagung mengerahkan 30 dokter hewan dari 7 Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang ada.

Baca juga: Peternak Tulungagung Tak Menyangka Sapi Limosin Miliknya Terpilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

Pemeriksaan Dilakukan Dokter Hewan

Selain itu ada 30 dokter hewan lain yang bergabung dalam Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) yang juga digandeng untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

Para petugas kesehatan hewan ini menerima pembekalan sebelum pelaksanaan kurban Iduladha.

“Pemeriksaan meliputi ante mortem (saat masih hidup) dan post mortem (setelah penyembelihan). Mereka disebar di seluruh wilayah di Kabupaten Tulungagung,” sambung  Eersthanty Novelita.

Temuan pertama ada di salah satu rumah pemotongan hewan yang juga dipakai menyembelih hewan kurban.

Dari 21 ekor sapi yang dipotong, satu di antaranya ditemukan organ hatinya membiru.

Petugas kesehatan hewan meminta organ hati itu tidak dikonsumsi dan dimusnahkan.

Baca juga: Dari Birokrat hingga Pengusaha Toko Bangunan, Ini Sosok & Profil 4 Bupati Tulungagung Pascareformasi

Temuan di Rumah Potong dan Masjid

Sementara temuan cacing hari ada di sejumlah masjid yang melakukan penyembelihan.

Organ hati yang terinfeksi cacing itu juga disingkirkan, tidak boleh dikonsumsi.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved