Jatimpedia

Sosok dan Profil 4 Wali Kota Kediri Periode 1999-2030, Ada Birokrat, Dokter hingga Politisi Muda

Kota Kediri dipimpin oleh sejumlah tokoh dengan kiprah dan pengalaman berbeda. Ada birokrat senior, dokter, pengusaha, hingga politikus muda.

Tayang:
Pemkot Kediri
PROFIL 4 WALI KOTA KEDIRI – Deretan empat Wali Kota Kediri pascareformasi 1998 hasil Pilkada langsung memiliki latar belakang berbeda, mulai dari birokrat, dokter, pengusaha, hingga politikus muda yang turut memberi warna dalam perkembangan Kota Kediri. 

Ringkasan Berita:
  • Kota Kediri dipimpin oleh tokoh dengan latar belakang beragam, mulai dari birokrat, dokter, pengusaha, hingga politikus muda pascareformasi.
  • Achmad Maschut dikenal membesarkan Persik Kediri, Samsul Ashar aktif di dunia kesehatan, sementara Abdullah Abu Bakar terkenal lewat program Prodamas dan Kampung Keren.
  • Vinanda Prameswati menjadi Wali Kota Kediri periode 2025–2030 dan menarik perhatian publik sebagai pemimpin muda yang membawa semangat baru bagi Kota Kediri.

 

TRIBUNJATIM.COMKota Kediri dipimpin oleh sejumlah tokoh dengan latar belakang yang beragam, mulai dari birokrat, dokter, pengusaha, hingga politikus muda.

Setiap wali kota memiliki perjalanan karier dan gaya kepemimpinan berbeda yang ikut memberi warna dalam perkembangan Kota Kediri dari masa ke masa.

Berikut daftar empat Wali Kota Kediri pascareformasi 1998 hasil Pilkada mulai periode 1999 hingga 2030, beserta sosok dan profil singkat dan kiprahnya di dunia pemerintahan maupun politik.

Achmad Maschut

Achmad Maschut saat menjabat sebagai Wali Kota Kediri periode 1999–2009. Sosok birokrat senior ini dikenal berperan dalam perkembangan Kota Kediri, termasuk membawa Persik Kediri meraih prestasi di sepak bola nasional.
Achmad Maschut saat menjabat sebagai Wali Kota Kediri periode 1999–2009. Sosok birokrat senior ini dikenal berperan dalam perkembangan Kota Kediri, termasuk membawa Persik Kediri meraih prestasi di sepak bola nasional. (Istimewa)

Drs. H. Achmad Maschut menjabat sebagai Wali Kota Kediri selama dua periode, yakni 1999–2009.

Sebelum memimpin Kota Kediri, Maschut lebih dahulu berkarier sebagai birokrat di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Pria kelahiran Malang, 15 Februari 1940 tersebut menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya dan meraih gelar sarjana ekonomi pada 1970.

Ia kemudian masuk ke dunia birokrasi pada 1974 dan sempat menjabat Kepala Sub Dinas Perusahaan Dinas Pendapatan.

Kariernya terus berkembang hingga dipercaya menjadi Sekretaris Wilayah Daerah Kota Malang sebelum akhirnya terpilih menjadi Wali Kota Kediri.

Selama memimpin Kota Kediri, Maschut dikenal sebagai sosok yang ikut membesarkan Persik Kediri hingga menjadi salah satu klub sepak bola yang diperhitungkan di Indonesia.

Dilansir dari regional.kompas.com, kepemimpinan Maschut turut membawa Persik Kediri meraih dua gelar juara kasta tertinggi sepak bola nasional.

Achmad Maschut meninggal dunia pada 25 Agustus 2021 di RSUD Saiful Anwar Malang.

Kepergiannya meninggalkan duka bagi masyarakat dan sejumlah tokoh di Kota Kediri.

Baca juga: Sosok dan Jejak Karir 4 Wali Kota Blitar Hasil Pilkada Langsung, dari Dosen Birokrat hingga Santri

Samsul Ashar

dr. H. Samsul Ashar, Sp.PD (kiri) saat menjabat sebagai Wali Kota Kediri periode 2009–2014.
dr. H. Samsul Ashar, Sp.PD (kiri) saat menjabat sebagai Wali Kota Kediri periode 2009–2014. (kedirikota.go.id)
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved