Sejarah di Jatim
Museum Dirgantara A Sulaksono Malang, Wisata Edukasi Gratis yang Simpan Kisah Perjuangan TNI AU
Museum Dirgantara A Sulaksono di Malang menyimpan sejarah TNI AU, koleksi pesawat legendaris, hingga edukasi dunia penerbangan militer.
Penulis: Regha Ayunda Bella | Editor: Mujib Anwar
Ringkasan Berita:
- Museum Dirgantara A Sulaksono di Malang menjadi wisata edukasi yang menyimpan sejarah perkembangan TNI Angkatan Udara dan Lanud Abdulrachman Saleh.
- Museum ini memiliki koleksi pesawat legendaris seperti Hercules, Dakota, Mustang hingga OV-10 Bronco lengkap dengan dokumentasi operasi militer.
- Selain wisata sejarah, pengunjung juga bisa belajar dunia kedirgantaraan melalui alat kesehatan penerbangan dan area pesawat milik TNI AU.
TRIBUNJATIM.COM - Kota Malang tidak hanya dikenal sebagai daerah wisata alam dan pendidikan, tetapi juga memiliki destinasi wisata sejarah yang berkaitan dengan dunia penerbangan militer Indonesia.
Salah satunya adalah Museum Dirgantara A Sulaksono yang berada di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.
Museum tersebut menjadi salah satu tempat edukasi sejarah kedirgantaraan yang banyak dikunjungi pelajar maupun masyarakat umum.
Selain menyimpan koleksi benda bersejarah milik TNI Angkatan Udara, museum ini juga menghadirkan perjalanan panjang perkembangan Lanud Abdulrachman Saleh.
Museum Dirgantara A Sulaksono berada di kompleks Pangkalan TNI AU Lanud Abdulrachman Saleh, tepatnya di seberang Stadion Dirgantara. Museum ini berlokasi di Krajan, Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Museum ini dibangun pada tahun 2013 dan diresmikan pada 8 Mei 2013 oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh saat itu, Marsekal Pertama TNI Gutomo.
Keberadaan museum ini menjadi sarana edukasi sekaligus tempat mengenang sejarah perjuangan TNI AU di Indonesia.
Pendirian museum bermula dari gagasan para perwira Lanud Abdulrachman Saleh karena setiap skadron telah memiliki ruang sejarah sendiri, sedangkan Lanud sebagai induk belum mempunyai museum khusus yang menyatukan seluruh sejarah tersebut.
Mengenang Sosok Albertus Sulaksono
Nama Museum Dirgantara A Sulaksono diambil dari sosok almarhum Marsma TNI Anumerta Albertus Sulaksono.
Nama tersebut dipilih sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian beliau di lingkungan TNI AU.
Albertus Sulaksono gugur saat menjalankan tugas uji alat digital mapping camera buatan Jerman menggunakan pesawat Cassa A-2106. Pesawat yang ditumpanginya jatuh di Gunung Salak, Bogor, pada 26 Juni 2008.
Dikutip dari regional.kompas.com, semasa bertugas Kolonel Pnb A Sulaksono dikenal memiliki keteladanan tinggi dan berjasa besar bagi Lanud Abdulrachman Saleh.
Museum Dirgantara A Sulaksono
Museum Dirgantara Malang
Museum TNI AU
Wisata Sejarah Malang
Lanud Abdulrachman Saleh
Stadion Dirgantara
Albertus Sulaksono
Malang
Jawa Timur
Kecamatan Pakis
Tribun Jatim
TribunJatim.com
meaningful
TNI Angkatan Udara
TNI AU
Kabupaten Malang
| Sejarah Gedung Singa Surabaya, Bangunan Ikonik Artistik Hindia Belanda di Kawasan Jembatan Merah |
|
|---|
| Sejarah Jembatan Lama Kota Kediri, Jembatan Besi Pertama di Jawa Era Kolonial Masih Berdiri Kokoh |
|
|---|
| Sejarah Candi Deres di Jember, Kompleks Mandala Hindu Saksi Perjalanan Raja Majapahit Hayam Wuruk |
|
|---|
| Museum Daerah Kabupaten Lumajang, Pusat Pelestarian Sejarah dan Edukasi Budaya Lokal Kota Pisang |
|
|---|
| Museum Dr Soetomo Surabaya, Menelusuri Jejak Pendiri Boedi Oetomo dan Kebangkitan Lewat Pendidikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Museum-Dirgantara.jpg)