Hari Lahir Pancasila

Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Lamongan YES Beberkan Data Indeks Kesalehan Sosial yang Tinggi

Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Pemkab Lamongan, Senin (1/6/2026).

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Sudarma Adi
Tribun Jatim Network/Hanif Manshuri
UPACARA HARI LAHIR PANCASILA - Upacara Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” di Halaman Kantor Pemkab, Senin (1/6/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Tema Utama: Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.
  • Data Kunci: Indeks Toleransi Lamongan mencapai angka fantastis 90,75.
  • Pesan Bupati: Pancasila harus diamalkan dalam setiap tindakan dan keputusan.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Pemkab Lamongan, Senin (1/6/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kaji Yes membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi.

Baca juga: Truk Muatan Ikan Baluh Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung, Sopir dan Kernet Luka Parah

Pancasila sebagai Ideologi Hidup

Dalam amanatnya, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan tumbuh dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar dihafalkan sebagai dasar negara.

Menurutnya, Pancasila harus dihayati dan diamalkan dalam setiap tindakan, sikap, serta keputusan yang diambil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila bukan hanya untuk dikenang dalam upacara seremonial. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus menjadi pedoman dalam setiap langkah kehidupan kita sebagai bangsa Indonesia,” ujar Kaji Yes saat membacakan amanat Kepala BPIP.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berupaya mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Komitmen tersebut tercermin dari berbagai indikator sosial yang menunjukkan tingginya tingkat kerukunan dan solidaritas masyarakat Lamongan.

Berdasarkan data yang dipaparkan, Kabupaten Lamongan berhasil mencatat skor Indeks Kesalehan Sosial sebesar 89,88. Selain itu, nilai toleransi masyarakat mencapai 90,75, stabilitas sosial 88,54, serta solidaritas sosial sebesar 90,86.

Tak hanya itu, Indeks Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Lamongan juga berada pada angka 78,26 yang menunjukkan kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.

“Pencapaian tersebut menjadi cerminan kuatnya modal sosial dan spiritual masyarakat Lamongan dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan keharmonisan di tengah keberagaman. Inilah bukti bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami, tetapi juga hidup dan tumbuh dalam kehidupan masyarakat Lamongan,” katanya.

Baca juga: Patroli Malam Polres Lamongan Sasar Knalpot Brong, Tindak 64 Sepeda Motor 

Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut, Pak Yes juga menyampaikan penghormatan dan rasa terima kasih kepada para pendiri bangsa yang telah mewariskan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia.

Menurutnya, hingga saat ini Pancasila tetap menjadi pemersatu bangsa sekaligus penuntun dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari perubahan sosial, perkembangan teknologi, hingga dinamika global yang semakin kompleks.

“Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh yang menjaga Indonesia tetap berdiri teguh sebagai bangsa yang beragam namun tetap bersatu. Warisan luhur ini harus terus kita jaga dan kita amalkan bersama,” tuturnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved